Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Mana yang Lebih Baik, Olahraga Pagi atau Olahraga Malam? Dokter Ini Ungkap Fakta Mengejutkan

Achmad RW • Jumat, 8 September 2023 | 12:26 WIB

 

Ilustrasi seorang wanita sedang berolahraga. Olahraga, adalah salah satu cara jitu membuat imun tetap kuat di musim pancaroba.
Ilustrasi seorang wanita sedang berolahraga. Olahraga, adalah salah satu cara jitu membuat imun tetap kuat di musim pancaroba.

RADAR JOMBANG - Apakah anda termasuk orang yang lebih suka berolahraga pagi? atau anda orang yang tak punya waktu hingga lebih suka berolahraga di waktu malam?

Bagaimana memutuskan waktu yang baik untuk berolahraga? ini beberapa pertanyaan yang muncul selama ini.

Dilansir dari ANTARA, Dokter spesialis ilmu kedokteran olahraga RS Universitas Indonesia Dr. dr. Listya Tresnanti Mirtha, Sp.KO, mengatakan melakukan olahraga pagi atau malam keduanya sama baiknya.

Asalkan, prosesnya dilakukan secara konsisten. Tak hanya itu, tubuh juga harus dalam keadaan siap.


"Mana yang baik yang bisa dilakukan dengan istiqomah (konsisten). Kalo bisa bangun pagi olahraga pagi bisa dilakukan, kalau ga mampu olahraga malam juga ga jelek. Tapi tubuh harus siap," katanya dalam diskusi kesehatan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, jika ingin olahraga di malam hari, sebaiknya olahraga yang dipilih bukan latihan fisik berat.

Apalagi jika olahraga itu dilakukan setelah bekerja yang juga merupakan kegiatan atau aktifitas berat lain. Tentunya agar tak memicu kelelahan berlebihan pada tubuh.

dr Listya, juga memberi saran agar tak berolahraga 1-2 jam sebelum tidur. Hal itu untuk tetap mendapatkan kualitas tidur yang baik.

"Jangan sampai ganggu jam tidur karena setelah selesai olahraga badan nggak pengin tidur, nanti akan begadang karena efeknya olahraga meningkatkan hormon senang jadi akan bersemangat melakukan sesuatu," ucap Listya.

Listya juga mengatakan, waktu optimal tubuh untuk melakukan latihan fisik yang berat adalah pada jam 2 siang hingga 6 sore.

"Namun, memang seringkali jam tersebut berbenturan pada jam sibuk bagi yang bekerja," tambahnya.

Ia juga mengatakan, dalam melakukan aktivitas fisik, tubuh yang siap sangat penting untuk mencegah terjadinya sudden death atau meninggal mendadak.

Sudden death bisa terjadi pada semua orang yang berolahraga, baik pada atlet maupun orang awam karena beberapa faktor, namun yang paling umum adalah karena masalah pada jantung.

Maka itu yang perlu dilakukan saat latihan fisik dengan memperhatikan faktor kesiapan dan kelengkapan olahraga benar dari segi tahapan latihan, terukur dari lamanya waktu latihan dan teratur dari segi waktu atau yang ia sebut BBTT.

"Makanya harus dilakukan latihan fisik BBTT itu tidak hanya mencegah menjadi cedera tapi mencegah masalah kesehatan lainnya terutama jangka panjang," kata Listya.

Beberapa keluhan yang juga tidak boleh diabaikan selama berolahraga, tambah Listya, adalah jika terjadi nyeri dada dan kelelahan berlebihan, pegal yang tidak kunjung hilang lebih dari dua minggu, jantung berdegup lebih cepat hingga tidak bisa bernafas dengan baik, sakit kepala berlebihan dan kaki yang tiba-tiba kaku. (ant/riz)

Editor : Achmad RW
#Olahraga #pagi #malam #dokter