Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Mungkin Ini Penyebabnya

Achmad RW • Rabu, 9 Agustus 2023 | 20:54 WIB
Ilustrasi kondisi mengantuk setelah makan siang
Ilustrasi kondisi mengantuk setelah makan siang

RADAR JOMBANG - Seringkah anda mengalami kondisi mengantuk setelah makan siang? Fenomena ini, seringkali disebut sebagai food coma alias bengong ketika kita selesai makan.

Ternyata, ada beberapa hal yang membuat kita mengantuk setelah makan siang. Beberapa diantaranya bahkan mengindikasikan adanya ketidak beresan di dalam tubuh lho.

Berikut penjelasannya:

1. Gula Darah Naik

Dikutip dari Jawapos.com, Pakar gizi Claire Shortt menuturkan ada banyak faktor yang menyebabkan tubuh manusia merasa lelah, mengantuk dan ingin tidur sesudah makan.

Termasuk di antaranya adalah adanya aktivitas di usus dan seluruh tubuh saat kita makan. Dengan makan, tubuh akan terdorong melakukan rangkaian aktivitas di usus dan seluruh tubuh.

Hal itu, memicu kadar gula darah yang tidak stabil setelah makan turut membuat kita merasa lelah mendadak dan mengantuk.

"Saat kita makan makanan tinggi gula, itu bisa menyebabkan gula darah kita naik, lalu turun dengan cepat," ujar Claire Shortt dikutip dari Medical News Today.

Karena itulah, mengantuk seringkali bukan hanya soal banyaknya porsi makan. Namun makanan tinggi garam dan protein juga diperkirakan bisa bikin ngantuk.

2. Lupa Sarapan

Sebab lain yang memicu kondisi mengantuk setelah makan, adalah karena kurangnya sarapan. Hal itu diungkap penelitian Dr Tomonori Kishino dari Universitas Kyorin, Jepang.

Penelitian itu menunjukkan, orang-orang yang melewatkan sarapan membuat salah satu ukuran aliran darah otaknya menurun drastis sesudah makan siang. Akibatnya orang yang tidak sarapan beresiko lebih tinggi mengantuk di siang hari.

"Melewatkan sarapan dapat memberi beban berat pada tubuh setelah makan siang, dengan menyebabkan perubahan yang lebih besar pada aliran darah," kata Dr Tomonori Kishino dikutip dari jurnal Clinical Physiology and Functional Imaging.

3. Naiknya Hormon Serotonin

Hormon serotonin alias hormon happy, adalah hormon yang biasanya muncul setelah makan, hormon ini  juga punya efek samping mengantuk.

Hal itu diungkap studi Romain Meeusen dan rekan-rekan dalam jurnal Sports Medicine. Serotonin, berhubungan dengan rasa lelah karena efeknya yang populer pada tidur, lesu, mengantuk dan hilang motivasi meskipun butuh bukti penelitian lebih lanjut.

"Serotonin memainkan peran penting dalam suasana hati dan siklus tidur. Ketika kadarnya meningkat setelah makan, itu bisa membuat tubuh merasa mengantuk," ujar Romain Meeusen.

4. Hindari Makanan yang Bikin Ngantuk

Masih berkaitan dengan Serotonin, anda juga perlu mengindari makanan yang kaya asam amino triptofan. Sebab kandungan ini terlibat dalam produksi serotonin. Makanan mengandung triptofan umumnya kaya protein, contohnya keju, telur dan tahu.

Sementara itu, sejumlah makanan seperti ceri dan susu bisa justru berkebalikan, yakni meningkatkan kadar melatonin.

Penelitian B Claustrat dan J Lestin dalam jurnal Neurochirurgie menunjukkan kadar melatonin tinggi menstabilkan dan memperkua ritme sirkadian, yaitu ritme jam biologis bangun dan tidurnya seseorang.

Sedangkan makanan kaya sayuran dan lemak dari minyak zaitun dan produk susu cenderung tidak sengantuk mereka yang makan khas Barat seperti banyak daging olahan, makanan cepat saji dan minuman ringan.

Sebaliknya asupan lemak atau karbohidrat tinggi berpotensi picu kantuk karena mengganggu ritme tidur alami tubuh. (jpc/riz)

Editor : Achmad RW
#mengantuk #makan siang #penyebab