JOMBANG – Pemkab Jombang kembali menggelar Jombang Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang.
Beragam agenda olahraga, seni budaya, religi, UMKM Expo hingga hiburan disiapkan sepanjang 2–24 Oktober.
’’Monggo hadir bersama keluarga.
Kita meriahkan ruang kolaborasi ini, kita bantu menggerakkan ekonomi masyarakat Kabupaten Jombang.
Baca Juga: Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung Jombang Angkat Budaya Wayang Nusantara di Wirosobo Fest 2026
Demi mewujudkan Kabupaten Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua,’’ kata Sekdakab Jombang, Agus Purnomo.
Jombang Fest menjadi ruang kolaborasi untuk menampilkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Jombang.
Jombang Fest 2026 mengusung tema; Tahun budaya dengan karyanya agar Jombang lebih berdaya.
Ini dirancang untuk mengangkat kekayaan budaya lokal sekaligus mempromosikan produk unggulan dan UMKM Jombang.
Targetnya, dapat mendorong industri kreatif, memberikan ruang bagi generasi muda dan komunitas.
Memperkuat jejaring kolaborasi. Serta mengembangkan potensi wisata dan perekonomian daerah.
Diawali Kick Off dan Logo Launch pada 2 Oktober pukul 19.00.
Pada hari yang sama juga dimulai 3X3 Basketball Competition se-Jawa Timur yang berlangsung hingga 4 Oktober di GOR Merdeka Jombang.
Selanjutnya, 6–11 Oktober digelar Kejuaraan Futsal se-Kabupaten Jombang di GOR Merdeka mulai pukul 14.00.
Kemudian, 10 Oktober berlangsung Jombang Marching Competition (Parade) di Alun-Alun Jombang pukul 13.30.
Pada 11 Oktober, Jombang Marching Competition (Concert) digelar mulai pukul 07.00.
Malam harinya, giliran Ludruk Remaja tampil di Alun-Alun Jombang mulai pukul 18.00.
Pada 13 Oktober, Festival Literasi digelar di Pendopo Jombang mulai pukul 08.00.
Malam harinya, masyarakat dapat mengikuti Jombang Bersalawat bersama Gus Iqdam di Alun-Alun Jombang mulai pukul 18.30.
Pada 18 Oktober, agenda otomotif Jombang OTO Contest digelar di GOR Merdeka mulai pukul 09.00.
Di hari yang sama, Jor-Joran Mancing Jombang berlangsung di Tirta Wisata Jombang hingga 22 Oktober.
Kemudian 20 Oktober Khotmil Quran digelar serentak di seluruh musala dan masjid se-Kabupaten Jombang mulai pukul 05.00.
Festival Lansia di Alun-Alun Jombang pukul 06.00.
Tobacco Agropreneur Day di Pendopo Jombang pada 20–21 Oktober.
UMKM Expo atau Gebyar Produk Unggulan Jombang juga mulai dibuka di Alun-Alun Jombang hingga 24 Oktober.
Sore harinya, masyarakat dapat menyaksikan Fashion Show Symphony Batik Jombang di Alun-Alun Jombang mulai pukul 15.00.
Puncak peringatan Hari Jadi Pemkab Jombang ke-116 berlangsung pada 21 Oktober. Sejumlah agenda digelar.
Di antaranya upacara Hari Jadi Pemkab Jombang ke-116 di Lapangan Pemkab Jombang. Serta Kirab Santri, start di GOR Merdeka Jombang. Keduanya dimulai pukul 07.00.
Pada 21–22 Oktober juga digelar Parade Tari Anak di Alun-Alun Jombang. Malam harinya, Istighasah Kubro di Masjid Baitul Rahman Pemkab Jombang mulai pukul 18.30.
Pada 22 Oktober Khitanan Massal 210 anak di Pendopo Jombang mulai pukul 07.00.
Malam harinya, masyarakat disuguhi Pagelaran Wayang Kulit bersama Dalang Ki MPP Bayu Aji dari Surakarta di Alun-Alun Jombang mulai pukul 21.00.
Pada 23 Oktober digelar Gebyar Pajak 2026 di Alun-Alun Jombang mulai pukul 18.30.
Penutupan Jombang Fest 2026 pada 24 Oktober dimeriahkan tiga agenda.
Operasi Katarak Mata Gratis untuk 116 orang di RSUD Ploso mulai pukul 08.00.
Symphony Batik Jombang berupa Lomba Desain Batik di Pendopo Jombang.
Serta malam puncak Jombang Fest 2026 di Alun-Alun Jombang mulai pukul 18.30. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto