JOMBANG – Pemkab Jombang menyiapkan anggaran sekitar Rp 25 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027.
Anggaran tersebut dialokasikan melalui bantuan keuangan (BK) untuk 286 desa yang bakal menggelar pesta demokrasi tingkat desa.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jombang Rika Paur Fibriamayusi mengatakan, anggaran Pilkades telah disiapkan dalam APBD 2027.
Namun, nominal tersebut masih berpotensi berubah karena penghitungan kebutuhan setiap desa masih dievaluasi.
’’Proyeksi awal sekitar Rp 25 miliar. Itu masih bisa dipertimbangkan karena formulasi kebutuhan masing-masing desa masih dievaluasi,’’ ujarnya, Selasa (29/9).
Dari total 302 desa di Jombang, sebanyak 286 desa dipastikan mengikuti Pilkades serentak. Jumlah tersebut sama dengan pelaksanaan Pilkades 2019.
Baca Juga: Jelang Pilkades Jombang Serentak 2027, DPMD Petakan Data Penduduk 286 Desa
Menurut Rika, penghitungan anggaran salah satunya disesuaikan dengan data pemilih.
DPMD juga berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang untuk menyinkronkan data daftar pemilih tetap (DPT) sebagai dasar penyusunan kebutuhan pembiayaan di masing-masing desa.
Dana Pilkades nantinya dikelola langsung oleh pemerintah desa.
Untuk mencegah penyalahgunaan anggaran, DPMD menyiapkan pengawasan dengan melibatkan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum. ”Pengawasan tetap kami siapkan karena pelaksanaan dan pengelolaan anggaran ada di desa,’’ terang Rika. (yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto