JOMBANG — Pemerintah terus menggelontor anggaran untuk program revitalisasi SDN di Jombang.
Setelah delapan SD penerima revitalisasi tahap pertama memasuki 50 persen, kini 28 sekolah lain mulai mengerjakan revitalisasi.
Total anggaran revitalisasi gedung 36 SD di kabupaten Jombang mencapai Rp 31,8 miliar.
Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang Ahmad Jalaluddin mengatakan, pihaknya menggunakan data dari konsultan sebagai gambaran pagu, sehingga angka tersebut belum bisa disebut sebagai total anggaran definitif.
”Paling tidak tidak jauh dari itu, karena dalam pekerjaan revitalisasi ini, Disdikbud hanya sebagai memnfasilitasi saja. Yang tahu persis nilai anggaran sekolah masing-masing,” katanya.
Delapan sekolah yang mengerjakan revitaliasi lebih awal SDN Brambang dengan pagu anggaran Rp 1,1 miliar, disusul SDN Wonosalam 5 Rp 967,5 juta dan SDN Sukoiber 1 Rp 822,08 juta.
Sementara itu, SDN Sumberjo 3 mendapat alokasi Rp 753 juta, SDN Wangkal Kepuh Rp 692,42 juta, SDN Mlaras Rp 653,64 juta, SDN Ngudirejo 1 Rp 536,4 juta, serta SDN Kudubanjar 2 Rp 348,4 juta.
Baca Juga: Progres Revitalisasi 8 SDN di Jombang Baru Capai 50 Persen, Ini Penjelasan Dinas P dan K
Sementara itu, 28 SD yang baru mengerjakan revitalisasi SDN Tejo 3 mendapat alokasi terbesar, yakni Rp 1.290.831.324.
Kemudian SDN Bawangan sebesar Rp 1,2 miliar, SDN Made Rp 1.178.106.000, SDN Pucangsimo 2 Rp 1.172.810.000, serta SDN Jombok 2 Rp 1.169.858.100.
Berikutnya, SDN Pulorejo 1 mendapat pagu Rp 1.116.595.913, SDN Jombang 4 Rp 1.087.170.000, SDN Gambiran Rp 1.069.613.253, SDN Bakalanrayung Rp 1.038.124.000, SDN Cukir 1 Rp 1.034.645.346, serta SDN Pakel 2 dan SDN Mojojejer 1 masing-masing Rp 1.017.943.000.
Sementara itu, SDN Cukir 2 tercatat mendapat pagu Rp 968 juta, SDN Kepuhkembeng 1 Rp 964.384.000, SDN Mojokambang 2 Rp 953.872.000, SDN Kesamben 2 Rp 950.738.000, SDN Brangkal 2 Rp 920.000.001, dan SDN Blimbing Rp 903.986.804.
Selanjutnya, SDN Kebonagung mendapat pagu Rp 882.062.486, SDN Sugihwaras 1 Rp 790.128.000, SDN Kepanjen 1 Rp 788 juta, SDN Sidokaton dan SDN Kalikejambon masing-masing Rp 760.142.980, SDN Pulorejo 4 Rp 705 juta, SDN Mojodanu 1 Rp 711 juta, serta SDN Dukuhdimoro Rp 549 juta.
Adapun pagu SDN Rejoagung 1 sebesar Rp 511.705.150 dan SDN Pucangro 2 menjadi yang paling rendah, yakni Rp 480 juta.
Baca Juga: SDN Jarak 1 Jogoroto Jombang Akhirnya Dibebenahi, Atap hingga Instalasi Listrik Mulai Dikerjakan
Jalal menjelaskan, angka tersebut masih berupa data pagu yang diperoleh dari konsultan. Disdikbud belum dapat memastikan seluruh nominal sudah sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) masing-masing sekolah.
”Kadang konsultan tidak lihat di PKS-nya,” jelasnya.
Karena itu, data tersebut masih perlu dicocokkan dengan dokumen PKS setiap lembaga. Jalal menyebut seluruh sekolah tambahan tersebut sudah mulai mengerjakan revitalisasi. ”Sudah mulai semua,” ujar jalal.
Enam sekolah yang sempat tertinggal dari 22 sekolah lain, karena pencairan anggaran tidak bersamaan kini juga sudah mulai mengerjakan revitalisasi. Seluruh revitalisasi dikerjakan dengan sistem swakelola. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto