Layanan Baru RSUD Jombang, Pemeriksaan Imunohistokimia Bantu Deteksi Karakter Kanker

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 06:03 WIB
SOSIALISASI: Dokter Spesialis Patologi Anatomi RSUD Jombang, dr Agung Dwi Suprayitno SpPA, dalam program dialog Humas RSUD Menyapa dipandu Risqy Oktafriyanti AMd Keb, Selasa (8/9).
SOSIALISASI: Dokter Spesialis Patologi Anatomi RSUD Jombang, dr Agung Dwi Suprayitno SpPA, dalam program dialog Humas RSUD Menyapa dipandu Risqy Oktafriyanti AMd Keb, Selasa (8/9).

 

JOMBANG – RSUD Jombang terus mengembangkan layanan diagnostik untuk meningkatkan ketepatan penanganan pasien.


Terbaru, Instalasi Patologi Anatomi (PA) kini dilengkapi layanan imunohistokimia yang dapat membantu menentukan jenis kanker hingga pilihan terapi yang tepat.

Kehadiran layanan tersebut menjadi salah satu inovasi RSUD Jombang dalam memperkuat pelayanan di bidang onkologi.
Pemeriksaan tidak hanya membantu memastikan diagnosis, tetapi juga memberikan gambaran terkait prognosis atau perjalanan penyakit pasien.

’’Peran kami sebagai 'Gold Standard' diagnosis.
Hasil pemeriksaan Patologi Anatomi (PA) sangat krusial untuk menentukan stadium dan jenis terapi yang paling tepat bagi pasien,’’ kata Dokter Spesialis Patologi Anatomi RSUD Jombang, dr Agung Dwi Suprayitno SpPA, saat menjadi narasumber dalam program dialog ”Humas RSUD Menyapa” dipandu Risqy Oktafriyanti AMd Keb, Selasa (8/9).

Baca Juga: 3 Rumah Sakit Jember Studi Banding ke RSUD Jombang, Pelajari Sistem Remunerasi

Pemeriksaan di Instalasi PA RSUD Jombang kini mencakup sejumlah metode.
Mulai dari Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB), sitologi, histopatologi hingga imunohistokimia.

’’Imunohistokimia menjadi salah satu layanan yang dikembangkan untuk mendukung pemeriksaan berbagai jenis kanker,’’ terangnya.
Metode ini menggunakan penanda khusus untuk membantu mengidentifikasi karakteristik sel kanker.

Hasil pemeriksaan menjadi pertimbangan dokter dalam menentukan terapi yang paling sesuai bagi pasien.

’’Pemeriksaan Imunohistokimia ini bisa dimanfaatkan untuk semua jenis kanker, tidak hanya payudara,’’ ungkapnya.

Pemeriksaan imunohistokimia sering digunakan pada kasus kanker payudara.


Hal itu sejalan dengan tingginya kasus kanker payudara di Kabupaten Jombang.

Pengembangan layanan juga terlihat dari kemampuan laboratorium PA dalam menangani berbagai jenis sampel.
Laboratorium menerima sampel cairan untuk pemeriksaan sitologi.

Pemeriksaan dapat dilakukan terhadap cairan efusi pleura, cairan otak, cairan asites hingga urine pada kasus tertentu yang dicurigai mengarah pada keganasan.

Untuk mempercepat pelayanan, tiap pemeriksaan memiliki waktu penyelesaian berbeda.
FNAB dapat diketahui dalam waktu sekitar 24 jam.
Sedangkan pemeriksaan sitologi termasuk Papsmear membutuhkan sekitar tiga hari kerja.

 

Sementara pemeriksaan histopatologi membutuhkan waktu tujuh hingga 14 hari kerja.
’’Imunohistokimia dapat diselesaikan sekitar tujuh hari kerja,’’ ucapnya.

Pengembangan layanan ini sekaligus memperkuat posisi Instalasi Patologi Anatomi RSUD Jombang sebagai bagian penting dalam proses diagnosis pasien.


Setiap spesimen yang masuk akan melalui tahapan pemeriksaan hingga akhirnya dibaca dan dibuatkan ekspertise oleh dokter spesialis patologi anatomi.

Pelayanan didukung dua dokter spesialis, dr Agung Dwi Suprayitno, SpPA dan dr Tjondro Sasmoro SpPA.

Instalasi Patologi Anatomi RSUD Jombang melayani pasien setiap hari kerja pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
(ang/jif)

Editor : Anggi Fridianto
Layanan Kanker Dokter Spesialis Patologi Anatomi RSUD Jombang dr Agung Dwi Suprayitno SpPA inovasi RSUD Jombang