JOMBANG – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop dan UM) Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi Akses Permodalan Koperasi di Ruang Setjo Adiningrat Kantor Pemkab Jombang, Kamis (10/9).
Mereka mendorong koperasi memperkuat akses permodalan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas usaha.
Sosialisasi diikuti perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Koperasi Wanita (Kopwan), serta Koperasi Simpan Pinjam (KSP).
Narasumbernya dari Kantor Satuan Tugas Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Jawa Timur, Ahmad Hidayat SSi.
’’Sosialisasi akses permodalan koperasi ini menjadi sangat penting.
Diharapkan dapat membuka wawasan pengurus mengenai berbagai alternatif sumber permodalan,’’ kata Hari Purnomo.
Koperasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Salah satunya melalui peningkatan kapasitas usaha anggota sekaligus membangun kemandirian ekonomi.
Salah satu tantangan yang masih dihadapi koperasi adalah keterbatasan dan belum optimalnya akses permodalan.
Karena itu, pemahaman terkait berbagai alternatif pembiayaan perlu terus diperkuat.
Sumber permodalan dapat berasal dari berbagai lembaga pembiayaan maupun sumber lainnya.
Pemanfaatannya harus disesuaikan dengan kebutuhan, karakteristik, serta kemampuan masing-masing koperasi.
Sosialisasi juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman koperasi terkait mekanisme, persyaratan, prosedur, dan ketentuan pengajuan pembiayaan.
Baca Juga: Ini Sosok Ufaira Salsabila, Pecatur Cilik Asal Jombang Raih Juara 1 Porkab Jombang 2026
Kesiapan administrasi menjadi salah satu faktor penting agar koperasi lebih mudah mengakses pembiayaan.
’’Koperasi perlu memiliki tata kelola yang baik, laporan keuangan yang tertib, proposal usaha, serta dokumen pendukung lainnya,’’ ungkapnya.
Hari berharap, peserta memanfaatkan kegiatan untuk menggali informasi, aktif berdiskusi, sekaligus membangun jejaring dengan lembaga pembiayaan.
Sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, dan lembaga pembiayaan dinilai diperlukan untuk memperluas akses permodalan.
”Sinergi dan kolaborasi sangat diperlukan agar akses permodalan semakin mudah dan dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha koperasi di Kabupaten Jombang,” ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto