Sidak PD Aneka Usaha Seger, DPRD Jombang Temukan Direktur Tak di Lokasi

Azmy endiyana Zuhri • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 05:35 WIB
MERAKYAT: Komisi B DPRD Jombang memantau pelayanan di PD Aneka Usaha Seger, Kamis (3/9).
MERAKYAT: Komisi B DPRD Jombang memantau pelayanan di PD Aneka Usaha Seger, Kamis (3/9).

 

JOMBANG – Komisi B DPRD Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PD Aneka Usaha Seger, Kamis (3/9).

Selain mengecek langsung pelayanan, dewan menemukan catatan terkait belum seluruh puskesmas di Jombang mengambil kebutuhan obat melalui perusahaan daerah tersebut.

’’Ada catatan dari sidak, ternyata tidak semua puskesmas mengambil obat di PD Aneka Usaha Seger,’’ kata Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani.

Sidak dilakukan untuk melihat secara langsung pelayanan PD Aneka Usaha Seger. Para wakil rakyat juga menggali informasi dari pasien yang sedang mendapat layanan.

’’Dari informasi yang kami dapat, untuk pelayanan memang sudah sesuai prosedur dan cukup baik,’’ ujarnya.

Dewan juga ingin mengetahui program kerja PD Aneka Usaha Seger ke depan, khususnya dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga: P-APBD Jombang 2026 Rp 2,8 Triliun Disepakati, Fraksi DPRD Soroti PAD

Namun, saat sidak berlangsung, Direktur PD Aneka Usaha Seger tidak berada di lokasi.

Direktur sedang mengikuti kegiatan di lingkungan Pemkab Jombang.

Karena itu, Komisi B berencana memanggil jajaran direksi PD Aneka Usaha Seger untuk mengikuti rapat dengar pendapat (RDP).

 Dalam forum tersebut, dewan akan meminta penjelasan lebih detail mengenai program kerja dan target perusahaan daerah ke depan.

’’Kami juga berencana memanggil untuk melakukan RDP. Kami ingin mengetahui program-program kerja nantinya,’’ tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jombang, Ama Siswanto, menambahkan, terdapat catatan lain yang didapat dari hasil sidak. Salah satunya berkaitan dengan distribusi obat ke sejumlah puskesmas.

’’Kami sudah menyampaikan ke Dinas Kesehatan agar puskesmas bisa mengambil ke PD Aneka Usaha Seger,’’ katanya.

Komisi B pun berencana meminta penjelasan Dinas Kesehatan mengenai alasan belum seluruh puskesmas mengambil obat melalui perusahaan daerah tersebut.

Baca Juga: Bukan cuma 80, Dinkes Sebut Korban Diduga Keracunan MBG di Kabuh Jombang Capai 256 Orang

Hal itu dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang sebelumnya disampaikan dewan benar-benar berjalan di lapangan.

’’Nantinya kami akan panggil. Kenapa masih belum seluruhnya mengambil ke PD Aneka Usaha Seger,’’ ucap Ama.(yan/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
puskesmas Jombang distribusi obat Jombang dprd jombang Komisi B DPRD Jombang PD Aneka Usaha Seger