Keren! ASN DLH Jombang Juara I Berkat Inovasi SIMRAJA, Ubah Peran Perencana Jadi Analis Kinerja

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:05 WIB
SUKSES: Fungsional Perencana Ahli Muda DLH Jombang, Kholida Krisnawati SAB ME, menerima penghargaan dari Bupati Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (17/8).
SUKSES: Fungsional Perencana Ahli Muda DLH Jombang, Kholida Krisnawati SAB ME, menerima penghargaan dari Bupati Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (17/8).

 

JOMBANG –Fungsional Perencana Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Kholida Krisnawati SAB ME, meraih Juara I Seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi Lingkup Pemkab Jombang 2026 kategori Fungsional Keahlian Jenjang Muda/Jabatan Fungsional Keterampilan Jenjang Penyelia.

Prestasi itu diraih melalui inovasi SIMRAJA (Sistem Informasi Monev Rencana Aksi dan Pengukuran Kinerja) untuk memperbaiki tata kelola Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) internal DLH.

Krisna, sapaan akrabnya, mengatakan, SIMRAJA lahir dari sejumlah persoalan. Di antaranya keterbatasan ruang evaluasi internal bagi perencana, ketepatan waktu penginputan data, serta proses verifikasi bukti dukung sebelum masuk sistem pelaporan resmi pemerintah daerah.

’’Kami mendapat ruang untuk tumbuh, kebebasan berinovasi, sekaligus apresiasi terhadap potensi pegawai. Dari situ kemudian lahir inovasi yang sifatnya sistemik,’’ katanya.

SIMRAJA mengusung konsep Intermediary Sandbox Space, Single Source of Truth, dan Single Upload–Multiple Use. Konsep terakhir memungkinkan bukti dukung cukup diunggah satu kali untuk digunakan dalam berbagai evaluasi.

’’Dengan konsep Single Upload–Multiple Use, bukti dukung cukup diunggah satu kali dan bisa digunakan untuk berbagai evaluasi. Ini membuat prosesnya lebih efisien,’’ jelasnya.

Baca Juga: Perjalanan Hidup Gustina Ari Murti: Dari Jombang, Kembali Jadi ASN Jombang

Inovasi itu juga mendorong perubahan peran perencana dari administrator menjadi performance analyst.

Pengukuran kinerja dilakukan berjenjang mulai penginputan data, verifikasi kepala unit kerja, hingga rapat evaluasi tim sekretariat yang dipimpin kepala dan sekretaris DLH.

Krisna menyebut penerapan SIMRAJA mendorong budaya kerja collaborative accountability, dengan setiap unit kerja ikut mengawal validitas data dan bukti dukung.

Terpisah, Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum ST MSi mengatakan, prestasi Krisna merupakan hasil pembinaan dan penilaian kinerja ASN yang rutin dilakukan internal DLH.

 Setiap tahun, DLH memberikan penghargaan bagi ASN berprestasi, baik PNS maupun PPPK.

Baca Juga: Simpanan ASN di KPRI Sejahtera Jombang Capai Miliaran, Pakar Hukum Soroti Potensi TPPU

’’Kami setiap tahun mencoba membuat penghargaan ASN, baik PNS maupun PPPK berprestasi di dinas. Kami punya tim khusus kinerja setiap ASN. Dinilai di akhir tahun dan awal tahun diumumkan,’’ ungkapnya.

Dari penerima penghargaan tingkat internal itu, DLH kemudian menyaring pegawai untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten.

’’Alhamdulillah tahun ini dapat satu, Mbak Krisna juara satu untuk eselon IV,’’ katanya.

Penilaian ASN tidak hanya berdasarkan capaian kinerja, tetapi juga kedisiplinan dan rekam jejak.

’’Kami juga melihat rekam jejak berupa pernah atau tidaknya yang bersangkutan kena hukuman dan sebagainya. Kami ukur. Insya Allah siapapun yang berprestasi kami sudah punya ukurannya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan,’’ tegasnya. (fid/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
ASN Berprestasi Jombang Kholida Krisnawati SIMRAJA Jombang Pemkab Jombang DLH Jombang