JOMBANG – Bank Jatim terus memperkuat layanan transaksi keuangan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi jaringan perbankan yang telah tersedia di lingkungan yayasan.
Bank Jatim menerapkan Dual Banking Leveraging Model (DBLM) untuk mengoptimalkan infrastruktur dan sumber daya perbankan konvensional dalam memperluas kinerja pasar unit usaha syariah.
Di lingkungan Yayasan Bahrul Ulum Tambakberas, Bank Jatim Cabang Jombang telah lama menjalin kerja sama melalui penyediaan jaringan ATM dan payment point. Layanan tersebut tidak hanya dimanfaatkan yayasan, tetapi juga masyarakat di sekitar pondok pesantren.
Jaringan ATM Bank Jatim juga telah terkoneksi dengan jaringan ATM PRIMA dan ATM Bersama. Dengan demikian, nasabah bank lain dapat memanfaatkan ATM Bank Jatim untuk melakukan transaksi, termasuk tarik tunai.
Pimpinan Cabang Bank Jatim Cabang Jombang Hanif Julhamsyah mengatakan, kerja sama dengan Yayasan Bahrul Ulum Tambakberas terus dijaga dan dikembangkan. Salah satunya melalui peningkatan sistem pembayaran digital bagi pelaku UMKM di lingkungan pesantren.
Baca Juga: Bank Jatim Total Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Siapkan Posko hingga Layanan ATM
"Sinergi dengan Yayasan kami jaga dan tingkatkan melalui komunikasi dalam rangka potensi peningkatan kerjasama. Termasuk melakukan peningkatan system pembayaran kepada UMKM melalui QRIS dan Jaringan Agen Laku Pandai Bank Jatim. Harapannya ekosistem transaksi Pondok semakin meningkat," ujar Hanif.
Penguatan layanan transaksi tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi warga pesantren, pelaku UMKM, yayasan, maupun masyarakat sekitar dalam melakukan aktivitas keuangan.
Selain memperluas akses transaksi, pemanfaatan QRIS dan jaringan Agen Laku Pandai juga menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pembayaran yang semakin praktis dan digital di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Bank Jatim berharap sinergi yang telah terjalin dengan yayasan dapat terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan transaksi di kawasan pesantren. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto