Wakil Ketua 3 DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), punya cara unik untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.
Kemarin (25/8), dia bersama Gerakan Nasi Berjalan (GeNaJan) memperingati Maulid Nabi dengan berbagi di Panti Asuhan Al-Hasan, Watugaluh, Diwek.
’’Esensi memperingati Maulid Nabi yakni meneladani akhlaknya dan menjalankan sunahnya. Nabi sangat cinta dengan anak yatim, makanya kita berbagi dengan anak-anak yatim,’’ tutur pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.
Baca Juga: Gus Sentot: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Menebar Kemanfaatan
Ketua DPC Partai Demokrat Jombang ini mengapresiasi GeNaJan yang merayakan hari jadi ke-6.
’’GeNaJan sudah enam tahun rutin membagi nasi Jumat Berkah. Semoga bisa istiqamah selamanya dan menjadi inspirasi positif para generasi muda lainnya,’’ kata ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.
Di Panti Asuhan Al-Hasan, mereka membagikan makanan, sembako dan jajan. Gus Sentot memberi sangu semua anak yang ada di Panti Al-Hasan.
’’Pahalanya saya kirimkan untuk orang tua,’’ ucap putra KH Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Ali Lirboyo ini.
Nabi terlahir yatim. ’’Makanya sangat senang dengan umatnya yang peduli dengan anak yatim,’’ ungkap ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.
Sampai-sampai Nabi menyatakan, orang yang peduli terhadap anak yatim kelak akan bersama Nabi di surga.
’’Allah Ta’ala memerintahkan membuka pintu surga bagi orang yang membuat anak yatim tersenyum bahagia.
Dan menyuruh malaikat membuka pintu neraka bagi orang yang membuat anak yatim menangis sedih,’’ urai alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri. (jif/naz)
Editor : Anggi Fridianto