JOMBANG – Kondisi Pasar Ploso kembali menjadi sorotan warga. Meski bangunan pasar sudah selesai direhabilitasi, sejumlah pedagang masih terlihat berjualan di halaman hingga meluber ke bahu jalan.
Akibatnya, kawasan pasar tampak kurang tertata dan kerap memicu kepadatan lalu lintas.
Bambang, salah satu warga, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, rehabilitasi pasar semestinya diikuti dengan penataan pedagang yang lebih baik.
”Dari pasar selesai dibangun sampai sekarang masih belum tertata dengan baik. Pedagang masih banyak yang berjualan di halaman, bahkan ada yang sampai ke bahu jalan,” ujarnya.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Lelang Asbrak Pasar Ploso Jombang Belum Kunjung Digelar Lagi
Ia menilai, aktivitas berjualan di luar area pasar itu turut memengaruhi kenyamanan dan kelancaran lalu lintas. Kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena sebagian bahu jalan terpakai untuk berjualan.
Bambang menyebut, penertiban terhadap pedagang di luar area pasar sebenarnya pernah dilakukan. Namun, upaya itu belum berjalan konsisten.
”Dulu pernah ditertibkan, tapi hanya satu dua kali. Setelah itu tidak ada lagi. Akhirnya pedagang kembali berjualan di tempat semula,” katanya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Anjik Eko Saputro menyatakan pihaknya akan kembali melakukan penataan.
Pedagang yang saat ini masih berjualan di halaman dan bahu jalan rencananya akan dipindahkan ke Sub Terminal Ploso.
”Untuk pedagang tersebut akan kita tertibkan. Rencananya dipindah ke Terminal Ploso,” ungkapnya.
Anjik menjelaskan, proses pemindahan sebelumnya masih menunggu penyelesaian perbaikan sejumlah fasilitas di lokasi tujuan.
Kini, perbaikan tersebut sudah rampung sehingga pemindahan bisa segera dilakukan.
”Beberapa waktu memang masih dilakukan perbaikan sejumlah fasilitas. Sekarang sudah selesai. Minggu ini rencananya akan dipindahkan,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto