Proyek Rehabilitasi Irigasi Mrican Rp348,6 Miliar di Jombang Belum Dimulai, Ini Kendalanya

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 08:53 WIB
PASOKAN IRIGASI: Saluran Irigasi Mrican Kanan di Desa Sembung, Kecamatan Perak menyuplai irigasi sawah di Jombang.
PASOKAN IRIGASI: Saluran Irigasi Mrican Kanan di Desa Sembung, Kecamatan Perak menyuplai irigasi sawah di Jombang.

 

JOMBANG – Proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Mrican senilai Rp 348,6 miliar memasuki tahap persiapan.

Identifikasi titik pekerjaan di wilayah Jombang telah rampung, namun jadwal pelaksanaan fisik belum dipastikan. 

Pemkab Jombang kini masih menunggu informasi lanjutan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas terkait waktu pelaksanaan dan titik pekerjaan proyek yang bersumber dari APBN tersebut.

Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sultoni mengatakan, identifikasi dilakukan BBWS Brantas bersama pelaksana proyek di wilayah DI Mrican yang masuk Kabupaten Jombang.

”Identifikasi sudah selesai, disampaikan begitu,” katanya.

Meski tahap identifikasi telah rampung, Pemkab Jombang belum mendapat kepastian kapan pekerjaan fisik dimulai. Informasi terakhir, BBWS Brantas masih akan menggelar sosialisasi lanjutan mengenai pelaksanaan proyek.

Salah satu materi yang kemungkinan dibahas ialah rencana kerja, termasuk kebutuhan pengeringan atau pengurangan debit air pada saluran irigasi selama pekerjaan berlangsung.

Baca Juga: Proyek DI Mrican Digelontor Rp 348,6 Miliar, Begini Cara Pemkab Jombang Antisipasi Gangguan Irigasi

”Belum dapat kabar akan dimulai kapan. Informasi terakhir akan ada sosialisasi lagi terkait dengan itu. Salah satunya kemungkinan rencana kerjanya,” imbuhnya.

Pemkab Jombang juga masih menunggu kepastian teknis pelaksanaan, terutama jika pekerjaan membutuhkan pengeringan atau pengurangan debit air irigasi.

”Termasuk permintaan pengeringan atau pengurangan debit airnya. Jadi kami nunggu sebenarnya,” ujar Sultoni.

 

Sebelumnya, BBWS Brantas menyampaikan rencana sosialisasi dilakukan pada Agustus. Namun, pelaksanaannya masih menyesuaikan kondisi di lapangan, termasuk agenda Muktamar NU.

”Belum tahu juga, rencana kemarin disampaikan Agustus, hanya masih ada kegiatan Muktamar NU.

Apakah di akhir Agustus atau mundur ini masih menunggu teman-teman balai,” ujarnya.

 

Proyek rehabilitasi DI Mrican sebelumnya disebut akan segera berjalan dengan nilai kontrak sekitar Rp348,6 miliar. Proyek tersebut dibiayai APBN dan mencakup jaringan irigasi di Kabupaten Kediri dan Jombang.

Khusus wilayah Jombang, jaringan irigasi DI Mrican mengairi lahan pertanian sekitar 12.600 hektare. Besarnya cakupan layanan tersebut membuat pelaksanaan rehabilitasi perlu disiapkan dengan matang, terutama terkait pengaturan debit air selama pekerjaan berlangsung. (yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
irigasi Mrican Jombang proyek irigasi Jombang rehabilitasi irigasi Jombang proyek Rp348 BBWS Brantas