Meterisasi PJU Jombang Belum Tuntas, 25 Panel Masih Pakai Sistem Abonemen

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:13 WIB
Ilustrasi Petugas mengganti lampu PJU di area Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas sebagai persiapan Muktamar ke-35 NU.
Ilustrasi Petugas mengganti lampu PJU di area Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas sebagai persiapan Muktamar ke-35 NU.

 

JOMBANG – Meterisasi penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Jombang belum tuntas.

Dari sekitar 45 panel PJU yang masih menggunakan sistem abonemen (nonmeter) atau pembayaran listrik dengan biaya tetap, baru 20 panel yang dimeterisasi tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Yohan Kartika mengatakan, meterisasi tahun ini menyasar 20 panel.

Sebanyak 13 panel telah dipasang di Kecamatan Ngoro, sedangkan tujuh panel lainnya akan dipasang di wilayah layanan PLN ULP Jombang.

”Jadi kemarin kami sudah membeli 20 panel, yang terpasang di Ngoro itu 13 unit, sisa tujuh.

Rencananya tujuh panel ini akan di wilayah Jombang,” katanya.

Penentuan lokasi tujuh panel tersebut menyesuaikan wilayah kerja PLN ULP Jombang.

Wilayah layanan itu mencakup Jombang Kota, Kecamatan Peterongan, Perak, hingga Tembelang.

”Jadi kita menyesuaikan PLN ULP Jombang.

Baca Juga: Pemasangan PJU Area Muktamar NU Ditarget Rampung Pekan Depan

Karena wilayahnya meliputi Jombang Kota, Kecamatan Peterongan, sampai Perak dan Kecamatan Tembelang,” imbuhnya.

Untuk wilayah Jombang Kota, PJU yang masih menggunakan sistem abonemen relatif sedikit.

Diperkirakan hanya terdapat tiga hingga empat titik.

”Untuk Jombang Kota ini sedikit, hanya tiga sampai empat titik pakai abonemen.

Jadi lainnya di kecamatan itu,” jelasnya.

Dengan terpasangnya 20 panel, masih terdapat sekitar 25 panel PJU yang menggunakan sistem abonemen dan belum dimeterisasi.

Penyelesaian seluruh panel tersebut rencananya dilanjutkan tahun depan.

”Jadi kemarin kurang lebih ada 45 panel, masih ada sisa 25 panel.

Sisanya akan dilaksanakan tahun depan,” ujarnya.

Menurut Yohan, penyelesaian meterisasi membutuhkan dukungan anggaran.

Salah satu kebutuhan utamanya adalah pembelian panel APP dengan harga sekitar Rp 5 juta per unit.

”Karena butuh anggaran juga untuk pembelian panel APP sekitar Rp 5 juta satu unit,” katanya.

Dengan demikian, meterisasi PJU dari sistem abonemen saat ini baru sekitar separo dari total panel yang terdata.

Yohan menyebut sejumlah titik yang masih menjadi sasaran penyelesaian antara lain berada di wilayah Ngoro dan Ploso.

”Jadi masih separo.

Tinggal di wilayah Ngoro dan Ploso,” katanya. (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
PJU Jombang lampu jalan Jombang meterisasi PJU Jombang Dishub Jombang Pemkab Jombang