BANK Jatim Cabang Jombang memanfaatkan momentum penutupan Pekan Olahraga (POR) Pemkab Jombang untuk mempererat hubungan dengan organisasi perangkat daerah (OPD).
Melalui kegiatan bertajuk Ngopi Bareng OPD, Bank Jatim membuka ruang komunikasi santai sekaligus memperkenalkan berbagai layanan perbankan kepada jajaran OPD.
Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan acara Sepeda Sehat dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kamis (13/8).
Suasana santai di luar forum kedinasan dimanfaatkan sebagai ajang diskusi mengenai berbagai program yang berpotensi dikolaborasikan antara Bank Jatim dan OPD di lingkungan Pemkab Jombang.
Pemimpin Bank Jatim Cabang Jombang Hanif Julhamsyah mengatakan, istilah Ngopi Bareng bukan sekadar menikmati kopi bersama.
Kegiatan tersebut menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih cair dan efektif dengan para pemangku kepentingan daerah.
”Ngopi ini adalah istilah untuk menjalin komunikasi antara Bank Jatim dan OPD. Meskipun di luar rapat kedinasan, ini menjadi momen berdiskusi santai tentang program-program yang dapat dikolaborasikan,” ujarnya.
Menurut Hanif, melalui kegiatan tersebut pihaknya dapat menyampaikan berbagai informasi terkait layanan perbankan yang dimiliki Bank Jatim.
Baca Juga: Bank Jatim Jombang Fasilitasi 20 Stan UMKM di Harkopnas, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk unggulan yang dapat dimanfaatkan oleh OPD maupun masyarakat.
”Kami bisa berdiskusi ringan tentang layanan-layanan Bank Jatim kepada OPD, sekaligus mempromosikan produk-produk Bank Jatim,” katanya.
Salah satu produk yang diperkenalkan dalam kesempatan itu adalah Program Tabungan Siklus UMKM.
Produk tersebut ditujukan untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dengan biaya yang relatif ringan sehingga diharapkan dapat membantu pengembangan usaha masyarakat.
Melalui kegiatan semacam ini, Bank Jatim berharap sinergi dengan pemerintah daerah semakin kuat.
Kolaborasi yang terjalin tidak hanya mendukung layanan keuangan yang lebih optimal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan UMKM. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto