RSUD Jombang Gelar BTCLS, Perawat Dibekali Kemampuan Penyelamatan Nyawa

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:03 WIB
KOMPAK: Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran MKP bersama peserta Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS), kemarin (13/8).
KOMPAK: Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran MKP bersama peserta Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS), kemarin (13/8).

 


JOMBANG – RSUD Kabupaten Jombang terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).

 Diikuti para perawat sebagai upaya memperbarui kemampuan penanganan kegawatdaruratan dan penyelamatan nyawa pasien.

’’BTCLS menjadi persyaratan wajib bagi tenaga keperawatan untuk bisa menjalankan tugas sebagai perawat. Sehingga masing-masing perawat harus memiliki itu,’’ kata Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran MKP, Kamis (13/8).

Pelatihan BTCLS yang digelar melalui Cintaku Health Academy RSUD Jombang tersebut berlangsung dengan metode blended learning.

Tiga hari pembelajaran daring dan tiga hari pembelajaran luring.

Kegiatan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 di RSUD Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Siapkan Layanan Kesehatan Berlapis, Dua Rumah Sakit Pelat Merah di Jombang Bakal Jadi RS Rujukan Muktamar NU

Sertifikat BTCLS merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus dimiliki tenaga keperawatan untuk menjalankan tugas profesinya.

BTCLS merupakan bagian dari keterampilan dasar yang harus dikuasai setiap perawat.

Kemampuan tersebut sangat penting untuk memberikan bantuan hidup dasar maupun tindakan penyelamatan terhadap pasien dan pengguna layanan kesehatan.

’’Ini bagian dari skill yang harus dimiliki oleh perawat untuk bisa melakukan bantuan hidup dasar, penyelamatan pada pasien maupun para pengguna layanan di Rumah Sakit Jombang,’’ terangnya.

Pelatihan tersebut berorientasi pada peningkatan kemampuan life saving atau penyelamatan nyawa.

Karena itu, sertifikat BTCLS yang masa berlakunya telah habis harus diperbarui melalui pelatihan dan uji kompetensi kembali..

Sebagai rumah sakit pendidikan yang memiliki kewenangan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, RSUD Jombang berkomitmen memfasilitasi kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai program diklat, termasuk BTCLS.

’’Kami sebagai rumah sakit pendidikan dibolehkan melakukan pendidikan dan pelatihan, termasuk salah satunya BTCLS. Maka kami fasilitasi teman-teman dalam kegiatan diklat BTCLS hari ini,’’ imbuhnya.

Pudji optimistis pelatihan tersebut akan memberikan manfaat besar terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Jombang.

Dengan kompetensi yang terus diperbarui, perawat diharapkan mampu memberikan respons cepat dan tepat dalam kondisi kegawatdaruratan.

’’Ini sangat bermanfaat karena nanti akan meningkatkan kompetensi mereka dalam pelayanan,’’ tegasnya.

Tidak hanya untuk internal rumah sakit, ke depan RSUD Jombang juga berencana memperluas pelaksanaan pelatihan BTCLS bagi tenaga kesehatan di rumah sakit daerah lain di Jawa Timur.

’’Nantinya kami juga akan bekerja sama dengan Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) untuk mengagendakan kegiatan BTCLS ini bagi paramedis atau perawat-perawat di seluruh rumah sakit daerah di wilayah Jawa Timur,’’ tegasnya. (ang/jif)

 
 
Editor : Anggi Fridianto
Kesehatan Jombang BTCLS Jombang Pelatihan Perawat Perawat RSUD Jombang RSUD Jombang