Jelang Muktamar NU, Ratusan Tiang dan Kabel Fiber Optik di Tambakberas Jombang Ditertibkan

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:16 WIB
DIRAPIKAN: Petugas merapikan kabel semrawut di area PP Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.
DIRAPIKAN: Petugas merapikan kabel semrawut di area PP Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.

 

JOMBANG – Penataan tiang dan kabel fiber optic (FO) kini diprioritaskan di kawasan Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.

Penertiban infrastruktur jaringan tersebut dikebut untuk mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 27-31 Agustus mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Imam Bustomi mengatakan, tim penataan bersama sejumlah provider diminta memfokuskan pekerjaan di kawasan Tambakberas.

Langkah itu dilakukan agar infrastruktur jaringan kabel dan tiang di sekitar lokasi kegiatan lebih tertib.

”Jadi kemarin teman-teman kami minta untuk fokus daerah Tambakberas.

Tujuannya mendukung Muktamar NU,” katanya, Senin (10/8).

Pihaknya juga telah meminta sejumlah provider turut melakukan penataan di kawasan tersebut.

Fokus penataan di Tambakberas membuat penanganan di sejumlah lokasi lain untuk sementara dihentikan.

”Teman-teman provider kami minta itu, sekaligus mendukung Muktamar,” imbuhnya.

Penataan tidak sekadar merapikan kabel yang semrawut.

Sejumlah tiang juga diminta dicabut atau dikurangi apabila keberadaannya dinilai tidak diperlukan.

Jumlah tiang yang dipertahankan menyesuaikan kapasitas dalam menyangga kabel.

Jika satu tiang tidak memungkinkan menahan terlalu banyak kabel, penyangga dapat ditambah menjadi dua tiang.

Sebaliknya, tiang yang tidak diperlukan akan dicabut.

”Kemarin itu ada kami minta untuk dicabut. Teknisnya hampir sama, tiangnya dikurangi. Tergantung jumlah kabel.

Ketika satu tiang tidak memungkinkan menyangga banyak kabel, dipasang dua tiang,” ujarnya.

Imam menegaskan, penataan tersebut bukan berarti setiap provider memiliki satu tiang sendiri.

Tiang tetap dapat digunakan bersama dengan mempertimbangkan jumlah kabel serta kemampuan dan kestabilannya dalam menopang jaringan.

”Tidak boleh per provider satu tiang,” katanya.

Baca Juga: Antisipasi Ribuan Peserta Muktamar ke-35 NU, LK PBNU Siapkan Posko Kesehatan di Area Muktamar Hingga Rest Area Tol Arah Jombang

Sebelumnya, penataan kabel dan tiang FO di Jombang juga dilakukan di sejumlah ruas jalan dalam kota.

Salah satunya Jalan Kapten Tendean yang menjadi lokasi perapian tiang dan kabel internet milik sejumlah provider.

Penataan di ruas tersebut dimulai dari sisi selatan Desa Sengon hingga arah utara menuju Desa Pulolor, Kecamatan Jombang.

Total panjang ruas yang ditangani mencapai sekitar 3.300 meter.

Sedikitnya terdapat 12 provider yang memiliki jaringan di sepanjang ruas tersebut.

Dari total 482 tiang yang ada, sebanyak 354 tiang direncanakan dicabut.

Sementara 128 tiang akan dipertahankan sebagai tiang bersama. (fid/naz)

 
 
 
 
Editor : Anggi Fridianto
Tambakberas Jombang tiang FO Jombang Bahrul Ulum Tambakberas Muktamar NU Jombang Kabel Fiber Optic