Penyusunan DPS Muktamar ke-35 NU Hampir Rampung, Gus Ipul Pastikan Hak Peserta Terakomodasi

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 15:09 WIB
BERI PENJELASAN: Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf saat memberikan penjelasan, kemarin (10/8).
BERI PENJELASAN: Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf saat memberikan penjelasan, kemarin (10/8).

 

JOMBANG – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus dimatangkan.

Salah satu tahapan penting yang kini hampir rampung adalah pemutakhiran Daftar Peserta Sementara (DPS) Muktamar. Hingga Senin (10/8), progres penyusunan DPS disebut telah mencapai lebih dari 95 persen.

Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan saat ini lebih dari 525 kepengurusan NU telah masuk dalam proses DPS.

Jumlah tersebut mendekati target keseluruhan yang diperkirakan mencapai lebih dari 560 kepengurusan.

’’DPS sekarang kita sudah 95 persen lebih. Sudah lebih dari 525,’’ ujar Gus Ipul usai meninjau kesiapan fasilitas Muktamar di Universitas KH Wahab Chasbullah (Unwaha) Jombang.

Baca Juga: Pemasangan PJU Area Muktamar NU Ditarget Rampung Pekan Depan

Menurut dia, pemutakhiran DPS bukan sekadar pendataan peserta.

Proses tersebut juga berkaitan dengan pemenuhan hak kepengurusan NU di tingkat wilayah maupun cabang agar dapat mengikuti Muktamar secara sah sesuai ketentuan organisasi.

Karena itu, PBNU terus mempercepat proses penerbitan surat keputusan (SK) bagi kepengurusan yang telah memenuhi persyaratan.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh peserta yang memiliki legitimasi organisasi dapat terfasilitasi dalam forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut.

’’Intinya kita ingin hak cabang dan wilayah untuk ikut Muktamar bisa dilakukan, bisa difasilitasi dengan menerbitkan SK yang sah,’’ katanya.

Meski progresnya sudah mendekati tuntas, pemutakhiran data kepesertaan masih terus berjalan.

Sebab, sejumlah pengurus NU di daerah hingga saat ini masih melaksanakan agenda organisasi berupa konferensi wilayah maupun konferensi cabang.

Kondisi itu membuat data peserta belum dapat ditetapkan secara final.

Panitia pusat masih memberikan ruang bagi daerah yang sedang menyelesaikan proses organisasi agar hak kepesertaannya tetap dapat diakomodasi.

’’Sekarang terus berproses, masih banyak juga yang melakukan konferensi wilayah maupun konferensi cabang,’’ tutur mantan Wali Kota Pasuruan tersebut.

Dengan capaian lebih dari 95 persen, PBNU optimistis seluruh proses pemutakhiran DPS dapat segera dirampungkan sebelum pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

(ang)

Editor : Anggi Fridianto
Muktamar NU 2026 Peserta Muktamar NU gus ipul pbnu Jombang