JOMBANG – Peluang emas bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terbuka lebar menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas.
Panitia resmi membuka pendaftaran peserta Open Tenant Bazar Expo dan Kesenian yang akan berlangsung pada 21–31 Agustus 2026.
Bazar tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU sekaligus wadah promosi bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya kepada ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
’’Area bazar akan dibagi menjadi empat lokasi strategis di sekitar kawasan penyelenggaraan muktamar,’’ kata Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), kemarin.
Baca Juga: FKMJ Siap Sukseskan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Begini Komitmennya
Site I berada di area parkir makam KH Abdul Wahab Hasbullah, halaman SBSN MAN 3 Jombang dan depan makam KH Abdul Hamid Hasbullah. Sementara Site II dan Site III berada di bahu Jalan Tambakrejo Gang IV dan Gang V.
Sedangkan Site IV berada di halaman SMK Kreatif Hasbullah.
Panitia menyediakan stan bagi berbagai jenis usaha, mulai kuliner dan minuman, produk UMKM, fesyen muslim, buku dan penerbit Islam, herbal dan kesehatan, pendidikan dan pesantren, travel umrah dan haji, perbankan dan keuangan syariah, hingga bisnis properti.
Untuk memenuhi kebutuhan peserta, tersedia empat pilihan kelas stan. Platinum, Gold, Silver, dan Bronze. Harga sewa ditawarkan mulai Rp 2,5 juta untuk masa pameran selama 10 hari.
Selain lokasi strategis, peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas penunjang seperti tenda atau stan sesuai paket, jaringan listrik, pengamanan, serta layanan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Panitia optimistis bazar akan menjadi magnet pengunjung selama Muktamar NU. Sedikitnya 15 ribu orang diperkirakan memadati kawasan bazar setiap hari selama pelaksanaan kegiatan.
’’Tingginya antusiasme pengunjung menjadi salah satu daya tarik kegiatan ini,’’ ujarnya.
Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui formulir yang dapat diakses menggunakan kode QR maupun tautan resmi yang disediakan panitia. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui sekretariat panitia.
Gus Rozaq mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan panitia. ’’Sempat beredar akun media sosial palsu yang menawarkan pendaftaran bazar. Seluruh informasi dan pendaftaran hanya melalui kanal resmi panitia. Masyarakat jangan sampai tertipu akun yang mengatasnamakan panitia,’’ pesannya. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto