81 Calon Jemaah Haji Jombang Tunda Berangkat 2027, Ini Penyebab Terbanyak

Azmy endiyana Zuhri • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:13 WIB
PEDULI: Bupati Jombang Warsubi menyalurkan bantuan dari UEA untuk jemaah haji asal Jombang.
PEDULI: Bupati Jombang Warsubi menyalurkan bantuan dari UEA untuk jemaah haji asal Jombang.

 

JOMBANG – Sebanyak 81 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Jombang yang masuk daftar keberangkatan musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi memilih menunda keberangkatan. Mayoritas disebabkan kendala ekonomi, tanggungan keluarga, hingga menunggu mahram.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang Ilham Rohim mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi tahap pertama terhadap calon jemaah yang masuk daftar urut porsi keberangkatan 2027. ”Dari total 1.282 calon jemaah haji yang masuk daftar urut porsi, sebanyak 1.104 orang sudah menyatakan siap berangkat. Sedangkan 81 orang memilih menunda keberangkatan,” ujarnya.

Selain itu, masih terdapat sekitar 100 calon jemaah yang belum memberikan konfirmasi. Kemenhaj Jombang masih memberi kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan keputusan terkait kesiapan berangkat. ”Masih ada sekitar 100 calon jemaah haji yang belum melakukan konfirmasi. Kami beri waktu untuk menyampaikan kesiapannya,” katanya.

Ilham menjelaskan, keputusan menunda keberangkatan tidak hanya dipengaruhi persoalan administrasi. Sebagian besar dipicu kondisi pribadi maupun keluarga calon jemaah. ”Banyak faktor yang melatarbelakangi penundaan ini. Ada yang karena faktor ekonomi, anak masih kecil, dan ada juga yang menunggu mahram agar bisa berangkat bersama anggota keluarganya," jelasnya.

 

Baca Juga: Persiapan Haji 2027 Dimulai, 1.282 Calon Jemaah Jombang Jalani Verifikasi

 

Di sisi lain, Kemenhaj Jombang mulai menyiapkan tahapan administrasi keberangkatan. Salah satunya dengan mendata kepemilikan paspor seluruh calon jemaah. ”Mulai awal Agustus kami akan merekap data jemaah yang sudah memiliki paspor. Kami mengimbau jemaah yang belum memiliki paspor agar segera mengurusnya karena paspor merupakan dokumen wajib untuk proses keberangkatan,” terangnya.

Setelah pendataan paspor rampung, tahapan berikutnya adalah pengajuan bio visa sebagai bagian dari persiapan administrasi menuju Arab Saudi. ”Rencananya proses bio visa akan mulai dibuka. Karena itu seluruh dokumen harus dipastikan sudah lengkap agar proses pemberangkatan nantinya tidak terkendala,” katanya.

Ilham menambahkan, selain 1.282 jemaah sesuai urut porsi, terdapat 64 calon jemaah yang masuk kategori prioritas lanjut usia (lansia). Mereka akan mendapat perhatian khusus selama proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah haji. ”Saat ini kami fokus menyelesaikan verifikasi tahap pertama. Setelah seluruh data lengkap, pembinaan dan pendampingan akan terus dilakukan agar jemaah benar-benar siap, baik dari sisi administrasi, kesehatan maupun kesiapan lainnya sebelum berangkat ke Tanah Suci,” pungkasnya. (yan/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
kemenhaj jombang haji jombang Haji 2027 Jombang Jombang CJH Jombang