JOMBANG – Persiapan sarana dan prasarana (sarpras) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas terus dikebut. Memasuki 28 hari menjelang pembukaan, panitia kini memfokuskan pekerjaan pada penyelesaian fasilitas pendukung agar siap digunakan para peserta.
’’Sekarang kami fokus menuntaskan seluruh pekerjaan agar semuanya siap digunakan saat muktamar berlangsung,’’ kata Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq).
Pekerjaan saat ini tinggal menuntaskan pemasangan berbagai fasilitas sesuai siteplan yang telah disepakati.
Salah satu sarana yang mulai berdatangan yakni pendingin ruangan (AC). Panitia menargetkan 300 unit AC terpasang di sejumlah lokasi penginapan peserta guna memberikan kenyamanan selama pelaksanaan muktamar yang berlangsung pada musim kemarau.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Dishub Jombang Minta Sopir Tak Naikkan Tarif Seenaknya
Sebanyak 200 unit AC mulai dipasang pekan depan. Sedangkan sisanya akan dipenuhi secara bertahap menyesuaikan ketersediaan barang.
Panitia juga berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik mencukupi. Kebutuhan tambahan daya di lokasi penginapan maupun arena kegiatan telah dipetakan. Harapannya seluruh fasilitas dapat beroperasi optimal selama muktamar berlangsung.
Di sisi lain, penataan kawasan juga terus dipercepat. Pengurukan lahan seluas tiga hektare masih berlangsung. Area tersebut nantinya difungsikan sebagai parkir kendaraan sekaligus lokasi bazar dan expo yang akan menjadi pusat aktivitas pendukung muktamar.
’’Pemadatan tahap pertama sudah selesai. Sekarang tinggal menyelesaikan beberapa titik pada tahap kedua,’’ terangnya.
Panitia juga menyiapkan penataan lingkungan di sekitar lokasi pembukaan muktamar di Lapangan Untung Suropati. Salah satunya dengan merelokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) melalui koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pemerintah desa.
’’Sebelum relokasi TPS dilakukan, panitia terlebih dahulu melakukan normalisasi sungai di sekitar kawasan agar lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata,’’ ucapnya.
Dengan progres yang telah memasuki tahap akhir, panitia optimistis seluruh sarana dan prasarana dapat rampung sesuai jadwal sebelum ribuan peserta dari berbagai daerah tiba di Jombang.
’’Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan peserta sudah tersedia sebelum peserta datang ke Jombang. Karena itu, seluruh pekerjaan yang tersisa kami targetkan selesai sesuai jadwal,’’ tegasnya. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto