Muktamar NU Jombang Bakal Dihadiri Alumni Sudan dan Mesir, Ratusan Tamu Luar Negeri Sudah Konfirmasi

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB

 

CEK LOKASI: Utusan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan, Afrika, Tajul Mafakhir, meninjau fasilitas penginapan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah, Desa Tambakrejo, Senin (20/7).
CEK LOKASI: Utusan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan, Afrika, Tajul Mafakhir, meninjau fasilitas penginapan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah, Desa Tambakrejo, Senin (20/7).

 

JOMBANG - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas dipastikan meriah. Para alumni dan kader NU dari luar negeri akan ambil bagian dalam forum tertinggi organisasi tersebut.

Hal itu ditandai dengan kunjungan utusan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan, Tajul Mafakhir, yang meninjau kesiapan penginapan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Senin (20/7).

Tajul mengatakan, lokasi tersebut disiapkan sebagai tempat menginap alumni Sudan yang akan mengikuti Muktamar NU ke-35.

’’Sekitar 25 peserta dari jaringan alumni Sudan dijadwalkan menginap di lokasi ini. Sementara peserta lainnya akan ditempatkan di pondok pesantren sekitar kawasan Tambakberas,’’ terangnya.

Baca Juga: Antisipasi Hujan Saat Muktamar NU, Saluran Air di Tambakberas Mulai Dinormalisasi

Alumni Sudan yang akan hadir berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Terutama Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Selain itu, terdapat kemungkinan dua masyayikh asal Sudan yang saat ini berada di Malang juga akan hadir dalam muktamar.

Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Mesir juga telah mengonfirmasi kehadiran sekitar 150 peserta. Mereka dijadwalkan mengikuti seminar dan sejumlah agenda selama pelaksanaan Muktamar NU.

Tajul mengapresiasi langkah panitia lokal yang menyediakan fasilitas penginapan secara cuma-cuma bagi para tamu dari luar daerah maupun luar negeri.

’’Kami mengapresiasi inisiatif panitia lokal yang menyediakan penginapan gratis, mengingat beberapa tempat di sekitar lokasi muktamar juga disewakan,’’ katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyambutan Penggembira Muktamar ke-35 NU, Subagiyo, mengatakan, Yayasan Al-Madinah menyiapkan 19 ruang kelas yang dialihfungsikan menjadi tempat menginap. Setiap ruangan mampu menampung sekitar 20 hingga 25 orang.

’’Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para penggembira dan aktivis NU yang datang ke Jombang. Ruang-ruang yang kami siapkan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tamu selama muktamar berlangsung,’’ jelasnya.

Untuk menunjang kenyamanan tamu, panitia menyediakan 12 kamar mandi dan toilet. Jumlah tersebut akan ditambah delapan unit sehingga total menjadi 20 fasilitas sanitasi.

Pihaknya juga telah memesan 400 bantal. ’’Sebanyak 580 calon penghuni telah mendaftar, dengan sekitar 480 orang di antaranya telah terkonfirmasi,’’ urainya.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Ufik Beber Kriteria Pemimpin PBNU Mendatang

Subagiyo menambahkan, kawasan Yayasan Al-Madinah tidak hanya difungsikan sebagai lokasi penginapan. Tetapi juga menjadi pusat aktivitas sejumlah organisasi dan badan otonom NU yang akan membuka posko selama muktamar berlangsung.

Lokasi yayasan dinilai strategis karena hanya berjarak sekitar 200 meter dari makam KH Abdul Wahab Hasbullah dan sekitar 600 meter dari pusat pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Selama lima hari pelaksanaan muktamar, panitia akan menyiagakan 70 personel yang bertugas selama 24 jam dalam tiga sif untuk menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada para tamu.

’’Panitia akan dibagi ke dalam tiga sif untuk memastikan keamanan, pelayanan, dan kenyamanan para tamu yang menginap selama lima hari pelaksanaan muktamar,’’ jelasnya. (ang/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
Tambakberas Jombang Muktamar NU Jombang PCINU Sudan PCINU Mesir Jombang