JOMBANG – Kerusakan jalan di Dusun Sumbersari, Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, mulai mengkhawatirkan warga sekitar. Lubang yang berada tepat di tengah badan jalan membuat warga memasang bambu sebagai tanda peringatan agar pengendara lebih waspada.
Pantauan di lokasi, kerusakan jalan terlihat jelas. Lubang menganga berada di bagian tengah ruas jalan yang menjadi akses warga. Sebatang bambu ditancapkan tepat di tengah lubang sebagai penanda agar pengguna jalan mengetahui adanya kerusakan.
Lina, salah seorang warga sekitar, mengatakan kerusakan jalan terjadi sejak sekitar dua minggu terakhir. Kondisi lubang semakin melebar sehingga dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari. ”Rusaknya sudah sejak dua minggu lalu,” katanya.
Pemasangan bambu dilakukan secara swadaya warga karena khawatir lubang itu membahayakan pengguna jalan. Apalagi posisi kerusakan berada di tengah jalan sehingga sulit terlihat ketika kondisi gelap. ”Rusaknya semakin parah, bolongnya semakin besar. Apalagi di tengah jalan. Takutnya malam hari orang yang tidak tahu ada kerusakan bisa terperosok,” imbuhnya.
Lina berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin meluas. Terlebih, ruas jalan itu cukup sering dilalui kendaraan, termasuk kendaraan pengangkut barang. ”Mudah-mudahan bisa segera diperbaiki. Biar rusaknya tidak semakin parah. Di sini banyak yang lewat. Kadang truk-truk pengangkut barang-barang jualan di minimarket juga lewat situ,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi melalui Kepala Bidang Bina Marga M Rahmad Arief Halim mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu ke lokasi kerusakan jalan tersebut. ”Biar dicek sama teman-teman ke lokasi dahulu,” ujarnya.
Pengecekan lapangan menjadi langkah awal untuk memastikan kondisi kerusakan sekaligus menentukan penanganan yang akan dilakukan. Pihaknya akan melihat tingkat kerusakan sebelum mengambil langkah perbaikan. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto