Kolaborasi dengan Pemprov Jatim, Panitia Muktamar NU ke-35 Jombang Siapkan 3.100 Kasur dan 260 AC untuk Muktamirin

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:41 WIB

 

SIAP: YBBU siap menyukseskan Muktamar NU ke 35
SIAP: YBBU siap menyukseskan Muktamar NU ke 35

 

JOMBANG – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan muktamar yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

Salah satu fokus utama ialah memastikan kenyamanan ribuan muktamirin selama berada di lokasi.

Panitia Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pihaknya menyiapkan lebih dari 3.100 set kasur lengkap dengan bantal dan seprai bagi seluruh peserta muktamar.

Pengadaan fasilitas tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gus Ipul mengungkapkan, dirinya telah berdiskusi langsung dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terkait penyediaan kebutuhan akomodasi tersebut.

"Nanti pengerjaannya akan melibatkan UMKM Muslimat dan Fatayat. Keterlibatan kader perempuan NU dalam penyediaan logistik tersebut sejalan dengan implementasi prinsip suguh, yakni menghadirkan jamuan, fasilitas, dan pelayanan yang mampu menghidupkan ekonomi rakyat sekitar," ujar Gus Ipul saat memberikan sambutan pada apel siaga panitia lokal Muktamar NU di halaman Gedung Serbaguna KH Hasbullah Said PPBU Tambakberas, Rabu (22/7).

Selain perlengkapan tidur, panitia juga menyiapkan sekitar 260 unit pendingin ruangan (AC) berkapasitas 2 PK. Seluruh AC akan dipasang di lokasi-lokasi penginapan peserta untuk menjaga kenyamanan selama pelaksanaan muktamar.

Baca Juga: Usia Lebih dari 100 Tahun, Menara Ikonik Tambakberas Jombang Bersolek Sambut Muktamar NU

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan PPBU sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, mengatakan seluruh persiapan akomodasi telah memasuki tahap akhir. Menurutnya, seluruh asrama muktamirin akan ditempatkan di gedung sekolah dan madrasah yang telah melalui proses survei dan dinyatakan layak oleh PBNU.

"Asrama muktamirin ditempatkan di gedung-gedung sekolah atau madrasah. Jumlahnya ada enam titik. Gedung-gedung tersebut sudah disurvei dan disetujui oleh PBNU," ujarnya, Jumat (24/7).

Gus Rozaq, sapaan akrab KH Abdurrozaq Sholeh, menjelaskan panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai 3.370 orang. Untuk mengakomodasi seluruh peserta, panitia menerapkan sistem penginapan terpadu dengan memanfaatkan 314 ruangan yang tersebar di 16 gedung sekolah dan kampus di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, DLH Jombang Siap Tambah Toilet Portabel Jika Pengunjung Membludak

Lokasi penginapan meliputi Gedung A, B1, B3 dan aula besar MA Unggulan Bahrul Ulum, kompleks MMA Enam Tahun Kampus 1, 2, dan 3, MI Bahrul Ulum, MAN 3 Tambakberas yang menyediakan 62 ruangan, serta MTsN 3 Tambakberas dengan 13 ruang ber-AC dan 52 ruang reguler.

Selain itu, fasilitas Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) juga dimanfaatkan melalui Gedung A, B1, C, F, serta Rusunawa Gedung D. Sementara Kampus IAIBAFA menyiapkan 25 ruangan khusus untuk para kiai dan pengurus Nahdlatul Ulama.

"Seluruh lokasi penginapan tersebut terbagi dalam enam titik strategis di sekitar kompleks pesantren. Kelayakan fasilitas telah dipastikan melalui survei langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)," pungkas Gus Rozaq. (ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
Muktamar NU 2026 Muktamar NU Jombang gus ipul pbnu Pondok Pesantren Bahrul Ulum