2.000 Personel Disiagakan, PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Siap Sambut 200 Ribu Tamu Muktamar NU ke-35

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 06:04 WIB

 

SIAGA: Ribuan panitia lokal saat mengikuti apel di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, PPBU Tambakberas, Rabu (22/7).
SIAGA: Ribuan panitia lokal saat mengikuti apel di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, PPBU Tambakberas, Rabu (22/7).

 

 

JOMBANG – Panitia lokal terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, 27–31 Agustus. Sebanyak 2.000 personel disiagakan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian muktamar.

Kesiapan itu ditandai dengan apel siaga panitia yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, PPBU Tambakberas, Rabu (22/7). Apel diikuti unsur pengamanan internal pesantren, liaison officer (LO), petugas akomodasi, parkir, Banser, MWC NU hingga GASMI. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

’’Apel siaga digelar untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum muktamar dimulai,’’ kata Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh.

Baca Juga: Gus Ipul Bocorkan 3 Kunci Sukses Muktamar NU di Jombang: Gupuh, Lungguh, Suguh

 Apel ini juga untuk memastikan koordinasi berjalan baik sehingga setiap bidang memahami tugasnya. Apel serupa masih akan kembali digelar sebagai bagian dari pembekalan dan penyamaan persepsi bagi seluruh panitia yang terlibat.

Di sisi lain, progres penyiapan sarana dan prasarana terus dikebut. ’’Hingga saat ini, persiapan fisik disebut telah mencapai sekitar 70 persen,’’ kata Gus Rozaq, sapaan akrabnya.

Pekerjaan difokuskan pada penyelesaian area parkir dan kawasan bazar. Panitia menyiapkan lahan parkir seluas tiga hektare di sisi timur kompleks pesantren. Saat ini proses pengurukan masih berlangsung agar dapat segera difungsikan.

Panitia juga membangun dapur umum di lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dapur umum tersebut disiapkan untuk menunjang kebutuhan konsumsi selama muktamar berlangsung.

’’Peserta resmi mendapatkan layanan katering tiga kali sehari. Sedangkan rombongan yang datang untuk menyemarakkan muktamar juga kami upayakan mendapat pelayanan dasar seperti minuman hangat dan sarapan,'' jelasnya.

Aspek pengamanan juga menjadi perhatian utama. Sebab, jumlah tamu yang diperkirakan hadir selama pelaksanaan muktamar mencapai sekitar 200 ribu orang.

Karena itu, pengamanan akan melibatkan berbagai unsur. Mulai keamanan internal pesantren, Banser, GASMI, Pagar Nusa, Polri hingga TNI.

Gus Rozaq menegaskan, panitia lokal hanya bertugas menyiapkan seluruh fasilitas penunjang. Seperti akomodasi, penginapan, MCK (mandi cuci kakus), transportasi hingga layanan kesehatan. Sementara seluruh proses registrasi peserta maupun bakal calon pengurus menjadi kewenangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Berdasarkan informasi dari PBNU, jumlah peserta resmi yang memperoleh mandat dari PCNU maupun PWNU diperkirakan sekitar 3.300 orang. Selain itu, muktamar juga akan dihadiri delegasi dari berbagai negara. Seperti Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dari Maroko, Mesir, Suriah, Arab Saudi, hingga Nigeria. Serta sejumlah perwakilan negara sahabat.

’’Kami juga menyiapkan kebutuhan akomodasi bagi tamu dari luar negeri. Untuk data kedatangan maupun registrasi seluruhnya tetap menunggu informasi resmi dari PBNU,’’ paparnya. (ang/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
Tambakberas Jombang Muktamar NU Jombang Bahrul Ulum Jombang Muktamar NU 2026 Jombang Jombang