JOMBANG – Komisi B DPRD Jombang terus mencari formulasi terbaik untuk memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Surakarta Selasa (21/7). Guna mempelajari strategi penguatan ekosistem UMKM agar mampu naik kelas dan menembus pasar modern.
’’Surakarta dipilih sebagai lokasi studi karena dinilai berhasil membangun ekosistem pembinaan UMKM yang berkelanjutan,’’ kata Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani.
Tidak hanya meningkatkan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga mampu membuka akses pemasaran hingga ke jaringan ritel modern.
’’Kunjungan kerja ini kami lakukan untuk mempelajari penguatan ekosistem UMKM naik kelas menuju modern market melalui optimalisasi program dan anggaran yang dijalankan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Surakarta,’’ terangnya.
Hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi bagi DPRD Jombang dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada UMKM. Terutama pada aspek pembinaan, pendampingan, peningkatan kualitas produk hingga perluasan akses pasar.
dBaca Juga: Perang Melawan Miras Oplosan! DPRD Jombang Perketat Aturan, Hotel hingga Pub Ikut Dibatasi
’’Pembinaan UMKM tidak cukup hanya sebatas memberikan pelatihan,’’ ucapnya. Pemerintah daerah juga harus memastikan adanya pendampingan secara berkelanjutan. Mulai dari legalitas usaha, peningkatan kualitas kemasan, sertifikasi produk, hingga kemampuan memenuhi standar yang dipersyaratkan pasar modern.
Pembinaan harus dilakukan secara menyeluruh. ’’Pelaku UMKM perlu didampingi agar produknya memiliki kualitas yang baik, kemasannya menarik, legalitasnya lengkap, sehingga mampu bersaing dan diterima di pasar modern,’’ jelasnya.
Anas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, hingga sektor swasta. Dengan kolaborasi tersebut, program pengembangan UMKM tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan omzet dan kesejahteraan pelaku usaha.
’’Harapannya, pengalaman dari Kota Surakarta bisa diadopsi di Jombang. Dengan dukungan program yang tepat dan anggaran yang optimal, UMKM Jombang bisa semakin berkembang, naik kelas, dan memiliki akses pemasaran yang lebih luas,’’ ungkapnya.(yan/jif)
Editor : Anggi Fridianto