Muktamar NU ke-35 di Jombang, Terminal Kepuhsari Disiapkan Jadi Parkir Puluhan Bus

Achmad RW • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 07:34 WIB
     SEPI: Kondisi Terminal Kepuhsari Kecamatan Peterongan yang mati suri.
  SEPI: Kondisi Terminal Kepuhsari Kecamatan Peterongan yang jadi alternatif parkir Muktamar NU ke 35.

 

JOMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk menyukseskan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas (27-31/8). Salah satunya penyediaan kantong parkir alternatif bagi kendaraan peserta, terutama bus.

’’Hasil audiensi dengan Abah Bupati Warsubi, salah satunya disarankan menggunakan Terminal Kepuhsari karena di sana masih ada lahan yang cukup longgar,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Sugianto, kemarin.

Dishub mendapat tugas membantu menyiapkan lokasi parkir yang mampu menampung kendaraan peserta muktamar. Hasil koordinasi awal bersama Bupati Jombang mengarah pada pemanfaatan Terminal Kepuhsari sebagai kantong parkir utama bus.

’’Area di dalam kompleks Terminal Kepuhsari masih memadai untuk menampung puluhan bus,’’ terangnya. Bahkan, lahan di depan masjid dan sisi kantor Dishub Jombang, dapat dimanfaatkan sebagai lokasi parkir sementara. ’’Area depan masjid dan samping kantor masih bisa menampung sekitar 20 bus,’’ ucapnya.

Apabila kebutuhan parkir melebihi kapasitas, Dishub akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Provinsi Jawa Timur yang juga mengelola sebagian area terminal agar seluruh lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan.

’’Kalau nanti kapasitasnya tinggi, kami akan koordinasi dengan UPT Provinsi Jatim karena area parkir bus di dalam terminal juga menjadi kewenangan mereka,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Muktamar NU ke-35 di Jombang, 16 Gedung Sekolah Disulap Jadi Penginapan 3.370 Muktamirin

Selain Terminal Kepuhsari, Pemkab juga sempat menawarkan Lapangan Plosogeneng sebagai alternatif kantong parkir. Namun, opsi tersebut masih memerlukan pembahasan lanjutan karena mempertimbangkan kondisi akses menuju lokasi.

’’Lapangan Plosogeneng juga sempat kami tawarkan. Karena secara lokasi memang dekat. Tapi akses jalannya harus dikaji lagi karena tidak terlalu lebar. Jadi sementara opsi utamanya tetap di Terminal Kepuhsari,’’ jelasnya.

Sebelumnya, panitia mengusulkan kawasan Tunggorono sebagai lokasi parkir bus. Namun usulan itu tidak dapat direalisasikan karena lahan tersebut kini telah dimanfaatkan sebagai lokasi Sekolah Rakyat.

’’Panitia sempat meminta di Tunggorono, sementara di sana sekarang sudah digunakan untuk Sekolah Rakyat sehingga tidak memungkinkan,’’ bebernya.

Sementara untuk rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan, Dishub masih menunggu pembahasan lebih lanjut bersama Satuan Lalu Lintas Polres Jombang. ’’Terkait arus lalu lintas, itu menjadi kewenangan rekan-rekan Satlantas. Nanti akan kami bahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi,’’ paparnya. (riz/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
Muktamar NU Jombang Muktamar NU ke-35 Parkir Bus Jombang terminal kepuhsari Pemkab Jombang