JOMBANG - Persiapan menyambut pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dimatangkan oleh panitia lokal (panlok).
Di samping menyiapkan venue utama, lokasi persidangan, dan penginapan, panlok turut menambah kekuatan armada transportasi.
Transportasi tersebut sekaligus melengkapi kebutuhan sarana prasarana (sarpras) penjemputan tamu VVIP, kiai sepuh, dan peserta sidang komisi-komisi yang tersebar di berbagai titik kawasan PPBU.
Alat transportasi yang kini sedang dipersiapkan panlok di antaranya golf cart. Kendaraan mungil ramah lingkungan itu bakal beroperasi mengoneksikan tempat-tempat inti pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 27-21 Agustus 2026 mendatang.
Seperti untuk menjemput kiai-kiai sepuh maupun menyambut tamu VVIP (very-very important person). Baik dari jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), rombongan Presiden Prabowo Subianto, menteri Kabinet Merah Putih, hingga para tamu kehormatan.
Baca Juga: Muktamar NU 2026 di Jombang Makin Siap, Panitia Sebut Fasilitas Peserta Sudah 100 Persen
Ketua Umum Yayasan PPBU Tambakberas, Jombang, KH Abdurrozaq Sholeh menuturkan, keberadaan mobil-mobil shuttle golf ini memang tengah disiapkan oleh panlok guna mendukung kemudahan transportasi dalam kawasan utama Muktamar dan lingkungan pesantren.
“Karena nanti untuk area Muktamar di Tambakberas kita sterilkan,” ujar Gus Rozaq, sapaan karib KH Abdurrozaq Sholeh, di Graha IKABU PPBU Tambakberas, Jombang, Sabtu (18/7).
“Ini (inisiatif) dari panitia lokal. Mobil golf cart kita siapkan untuk para kiai-kiai sepuh,” imbuh Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, ini.
Pengasuh Ribath Al-Muhajirin I itu menambahkan, hingga saat ini, panlok baru mendapatkan 15 unit golf cart yang akan didatangkan dari kawasan Blitar.
Berikutnya panlok terus berkoordinasi dengan berbagai pihak penyedia golf cart untuk menambah jumlah kendaraan serupa. “Kita masih mencari lagi. Karena memang sulit untuk mencari mobil golf cart itu,” tandasnya.
Sekadar diketahui, memang kebutuhan unit golf cart tersebut diharapkan dapat mempermudah sarana transportasi dalam mengonektivitaskan antartitik jalannya proses Muktamar yang berlangsung selama lima hari ini.
Baik ke tempat khusus, Ndalem pengasuh, hingga ke lokasi sebagai tempat persidangan. Meliputi, persidangan komisi organisasi, komisi bathsul masail, sidang pleno dan program, hingga komisi rekomendasi.
Antara lain, di gedung MTs Bahrul Ulum diplih untuk registrasi peserta, Lapangan Untung Surapati sebagai area utama opening seremony, Gedung Serba Guna (GSG) KH Hasbullah Said dimanfaatkan untuk sidang komisi organisasi, serta sidang pleno dan program yang dipusatkan di halaman GSG KH Hasbullah Said.
Berikutnya sidang komisi organisasi bertempat di Aula Unwaha, bahtsul masail (BM) waqiyah di Aula Makhad Ali, BM qonuniyah di Aula Gedung Madrasah Fatah Hasyim (FH), BM maudhuiyah di halaman MAN 3 Tambakberas, Media Center di lantai 2 Aula Yayasan PPBU, posko kesehataan di Stikes Bahrul Ulum, serta dapur umum di depan Kampus 3 Madrasah Muallimin-Muallimat Atas (MMA).
Baca Juga: Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar NU ke-35 di Jombang, Akomodasi hingga Pengamanan Mulai Dipetakan
“Untuk standby golf cart nanti di area VVIP, terutama di gang pondok pesantren, gang IV, gang III, dan di arena-arena yang dekat dengan (lokasi) sidang komisi-komisi,” jelas Gus Rozaq.
Memang, dengan banyaknya undangan yang diperkirakan mencapai 3.370 orang dan ribuan muktamirin, sebutan peserta Muktamar NU, kawasan PPBU nantinya dipastikan bakal dipadati tamu/muktamirin dari berbagai kabupaten/kota se-Indonesia.
Sehingga panlok memutuskan melibatkan alumni lintas generasi yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) guna mempertebal peran dan fungsi panlok di bawah naungan Yayasan PPBU.
Pengurus IKABU Nusantara menyatakan siap men-support dan mem-backup penuh demi suksesnya Muktamar ke-35 NU.
Tak lain sesuai kemampuan dan potensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki ratusan ribu alumni tersebut.
Khidmat ini salah satunya diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata, menyediakan 50 unit mobil Toyota Innova.
Mobil-mobil pribadi milik alumni itu difungsikan sebagai fasilitas pendukung transportasi penjemputan ribuan muktamirin. Seperti dari PPBU Tambakberas ke stasiun, terminal, hingga bandara, maupun sebaliknya.
Gus Rozaq menambahkan, komunitas becak listrik Jombang belakangan turut memberikan sumbangsih sarana transportasi becak listrik.
Mereka, lanjut Agus Rozaq, menegaskan siap untuk menerjunkan
sebanyak 200 unit becak listrik. Dalam hal ini, berperan membantu kemudahan bagi muktamirin menjangkau lokasi Muktamar yang tersebar di beberapa titik.
“Nanti ada komunitas becak listrik, 200 unit sudah siap untuk kontribusi terhadap suksesnya acara Muktamar ini,” pungkas putra KH M. Sholeh Abdul Hamid dan Nyai Hj Fatimah Ahmad ini. (moch. chariris/ang)
Editor : Anggi Fridianto