Proyek Irigasi Rp 369 Miliar Dimulai, Pasokan Air 12.600 Hektare Sawah di Jombang Berpotensi Terdampak

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 09:54 WIB
PASOKAN IRIGASI: Saluran Irigasi Mrican Kanan di Desa Sembung, Kecamatan Perak menyuplai irigasi sawah di Jombang.
PASOKAN IRIGASI: Saluran Irigasi Mrican Kanan di Desa Sembung, Kecamatan Perak menyuplai irigasi sawah di Jombang.

 

JOMBANG – Proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Mrican senilai Rp 369 miliar mulai berjalan tahun ini. Jaringan yang melintasi Jombang dan Kediri itu diharapkan meningkatkan layanan irigasi. Proyek ini berpotensi memengaruhi pasokan air bagi sekitar 12.600 hektare sawah di Jombang.

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Jombang Sultoni menyebut tahapan pekerjaan masih berupa identifikasi titik dan jenis penanganan. ”Kalau dari sisi waktu sebenarnya sudah mulai. Tetapi sekarang masih identifikasi titik yang akan dikerjakan dan penanganan yang dibutuhkan,” ujarnya, Minggu (19/7).

Selama pekerjaan berlangsung, distribusi air akan disesuaikan dengan lokasi proyek. Penurunan debit disebut mungkin terjadi, namun diharapkan tidak signifikan. ”Kami berharap meski ada pekerjaan tidak sampai berdampak signifikan,” imbuhnya.

Baca Juga: Diduga Akibat Pengambilan Air Liar, Tanggul SI Mrican Kanan di Jombang Jebol

Meski begitu, jika pekerjaan menyentuh lantai saluran, pengeringan total tidak bisa dihindari. ”Kalau memang pekerjaan di lantai saluran, tentu harus diantisipasi dan disampaikan kepada petani,” jelasnya.

Ketua Induk HIPPA Jombang Burhanudin berharap tidak ada pengeringan total. ”Harapannya tidak ada pengeringan. Sepanjang pekerjaannya tidak menyangkut lantai dasar saluran, cukup pengurangan debit air saja,” katanya. Ia menegaskan pasokan air sangat menentukan keberhasilan program ketahanan pangan, termasuk Oplah dan IP 300.

Daerah irigasi (DI) Mrican Kanan mengairi 12.600 hektare sawah di Kecamatan Perak, Bandarkedungmulyo, Jombang, Megaluh, Kesamben, Tembelang, Sumobito, serta sebagian Peterongan. Proyek rehabilitasi dijadwalkan berlangsung hingga 2028, meliputi tujuh saluran sekunder, satu saluran primer, dan pembangunan pintu air baru.

Data SPSE Inaproc Kementerian PUPR mencatat paket rehabilitasi DI Mrican dimenangkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan nilai Rp 348,6 miliar. Proyek berlokasi di Kediri dan Jombang. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
sawah Jombang rehabilitasi DI Mrican irigasi Mrican Jombang proyek irigasi Jombang PUPR Jombang