JOMBANG – Pelantikan 81 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Jombang belum sepenuhnya mengatasi kekosongan jabatan struktural. Penyebabnya, hampir setiap bulan masih ada aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun sehingga sejumlah posisi kembali kosong.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Anwar mengatakan, promosi dan mutasi yang dilakukan telah mengisi sejumlah posisi eselon III dan IV, mulai sekretaris dinas, camat, kepala bagian hingga kepala subbagian yang sebelumnya kosong. ”Hampir seluruhnya sudah terisi. Namun setiap bulan ada lagi jabatan yang kosong karena pejabatnya pension,” ujarnya, Minggu (12/7).
Menurut Anwar, Pemkab Jombang saat ini masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait usulan perekrutan 360 calon aparatur sipil negara (CASN) yang telah diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). ”Sampai sekarang kita masih menunggu,” bebernya.
Namun demikian, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi apabila tahun ini tidak ada pembukaan rekrutmen CASN. Salah satunya dengan mengoptimalkan sumber daya ASN yang tersedia. ”Kalau memang tidak ada pengisian CASN, kami akan memaksimalkan SDM ASN yang ada,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi melantik 81 pejabat administrator dan pengawas di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (9/7). Pelantikan tersebut terdiri atas 25 pejabat administrator dan 56 pejabat pengawas sebagai bagian dari penataan organisasi perangkat daerah.
Dalam arahannya, Warsubi meminta para pejabat yang baru dilantik meninggalkan ego sektoral dan mengedepankan kolaborasi antarpangkat serta antarperangkat daerah. Menurutnya, jabatan baru merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan menghasilkan kinerja yang nyata.
Ia menegaskan, penataan organisasi dilakukan untuk memperkuat birokrasi agar pelayanan publik semakin efektif, responsif, dan berkualitas. ”Saya berharap setiap perangkat daerah mampu bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih solid sehingga pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin optimal,” ujarnya.
Sementara itu, gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jombang terus bertambah. Dalam rentang 1 Juli hingga 1 September 2026, sebanyak 100 ASN dipastikan memasuki masa purnatugas. Di saat bersamaan, usulan rekrutmen 360 calon ASN (CASN) yang diajukan ke KemenPAN-RB hingga kini belum juga mendapat kepastian. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto