JOMBANG – KH Nurnadi (Mbah Bolong) mengajak seluruh warga Jombang memuliakan peserta dan penggembira yang akan hadir pada Muktamar NU di PP Bahrul Ulum Tambakberas 27-31 Agustus.
’’Semua yang hadir muktamar itu tamunya para pendiri NU seperi KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah dan KH Bisri Syansuri sehingga harus kita muliakan, jangan malah dicekik,’’ tuturnya, kemarin.
Hidup kita akan berkah jika memuliakan mereka. ’’Dulu ada maling bertamu ke sebuah rumah. Si tuan rumah sangat memuliakan tamu itu. Si tuan rumah menggunakan sisa minuman yang disuguhkan kepada tamu itu untuk mengobati anaknya yang lumpuh sehingga menjadi sembuh,’’ urainya.
Menghormati tamu yang maling saja bisa menyebabkan keberkahan seperti itu. ’’Apalagi jika tamu yang kita muliakan itu para santrinya Mbah Hasyim Asy’ari, para santrinya Mbah Wahab, para santrinya Mbah Bisri,’’ paparnya.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Rumah Warga di Tambakberas Jombang Laris Manis Diburu Muktamirin
Mbah Bolong berharap masyarakat Jombang tidak memanfaatkan Muktamar NU untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya. ’’Jika tidak bisa memberi atau menggratiskan kepada mereka, ya tarik dengan biaya yang wajar. Jangan sampai harga dinaikkan setinggi langit,’’ urainya.
Mbah Bolong mengajak semua elemen menyukseskan Muktamar NU di Tambakberas. Makanya dia mengajak sejumlah elemen termasuk Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan ziarah makam Mbah Wahab pada Kamis (9/7).
’’Muktamar NU ini momentum bagi Jombang untuk menyebarkan kesan positif ke seluruh Indonesia. Jangan sampai justru menjadi sebaliknya,’’ pesannya.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menegaskan kesiapannya menyukseskan muktamar. ’’Polres Jombang siap menyukseskan Muktamar NU ke-35 di PP Bahrul Ulum Tambakberas menjadi muktamar yang aman, nyaman, berkah dan manfaat bagi seluruh masyarakat Jombang,’’ tegasnya. (yan/jif)
Editor : Anggi Fridianto