Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sekolah Rakyat Jombang Dibuka 14 Juli, Pemkab Siapkan Guru Sementara dari ASN dan Honorer

Anggi Fridianto • Kamis, 2 Juli 2026 | 06:15 WIB
DIKEJAR TARGET: Bupati Jombang Warsubi meninjau progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Jombang di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Selasa (19/5).
DIKEJAR TARGET: Bupati Jombang Warsubi meninjau progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Jombang di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Selasa (19/5).

 

JOMBANG – Pemkab Jombang menyiapkan guru sementara untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026-2027 yang dijadwalkan mulai berjalan pada 14 Juli mendatang. Langkah tersebut ditempuh karena tenaga pendidik dan kependidikan yang disiapkan Kementerian Sosial (Kemensos) belum seluruhnya siap bertugas.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang Purwanto mengatakan, saat ini fokus utama tim Transisi Sekolah Rakyat adalah menyiapkan tenaga pengajar agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal.

Guru yang akan ditugaskan berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga honorer di lingkungan Pemkab Jombang.

”Guru ASN maupun honorer akan kami tugaskan sementara selama sekitar empat bulan sampai guru dan tenaga kependidikan dari Kemensos siap. Saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Cabdindik Jombang sedang mempersiapkannya," katanya.

sBaca Juga: Kuota Sekolah Rakyat Jombang Resmi Penuh, 270 Siswa dari Keluarga Miskin Lolos Seleksi

Ia menambahkan, penugasan tersebut hanya bersifat sementara. Setelah pemerintah pusat menempatkan guru yang direkrut Kemensos, seluruh guru yang ditugaskan Pemkab akan kembali ke instansi atau sekolah asal masing-masing.

 ”Ya teknisnya nanti disiapkan masing-masing OPD,’’ tambah Purwanto, yang juga ketua Tim Transisi Sekolah Rakyat ini.

Tim Transisi Sekolah Rakyat telah dibentuk berdasarkan surat keputusan (SK) bupati. Setelah tim terbentuk, pemerintah langsung menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. ”Tim transisi beranggotakan beberapa OPD, baik di lingkup Pemkab dan OPD vertical,” bebernya.

Tim tersebut bertugas menyusun rencana kerja selama masa transisi, memfasilitasi penyediaan lahan dan penyelesaian administrasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen, mengoordinasikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, air bersih, listrik, dan drainase, serta melakukan pemutakhiran data calon peserta didik dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

 ”Selain itu, tim juga bertanggung jawab mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah, seperti layanan kesehatan, pemenuhan gizi, jaminan sosial, hingga administrasi kependudukan bagi peserta didik,’’ pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#kemensos #pendidikan jombang #Guru ASN #Pemkab Jombang #sekolah rakyat jombang