Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

RSUD Jombang Getol Tingkatkan Layanan, Edukasi Deteksi Dini Penyebab Nyeri Perut

Anggi Fridianto • Selasa, 30 Juni 2026 | 06:06 WIB

 

EDUKASI: Dokter Spesialis Radiologi RSUD Jombang dr. Ikhsan Nugroho (kanan) saat kegiatan sosialisasi.
EDUKASI: Dokter Spesialis Radiologi RSUD Jombang dr. Ikhsan Nugroho (kanan) saat kegiatan sosialisasi.

 

JOMBANG – RSUD Jombang terus meningkatkan layanan ke masyarakat. Salah satunya, edukasi terkait keluhan nyeri perut agar tidak dianggap sebagai penyakit biasa karena dapat menjadi tanda gangguan serius pada organ vital.

Dokter Spesialis Radiologi RSUD Jombang dr. Ikhsan Nugroho menjelaskan, nyeri perut merupakan keluhan yang kompleks karena melibatkan banyak organ di dalam rongga perut. Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan gejala yang dirasakan.

”Kalau nyeri perut itu paling tidak enak. Buat kerja tidak enak, buat mikir tidak enak, apalagi pekerjaan fisik seperti angkat beban, pasti terganggu total,” ujarnya, Senin (6/7).

Menurut dr. Ikhsan, di dalam rongga perut terdapat berbagai organ penting seperti lambung, hati, limpa, empedu, ginjal, usus buntu hingga organ reproduksi wanita. Lokasi munculnya nyeri dapat menjadi petunjuk adanya gangguan pada organ tertentu sehingga memerlukan pemeriksaan medis yang tepat.

rBaca Juga: RSUD Jombang Perkuat Edukasi Kesehatan Mental di Era Digital, Begini Kiatnya

Dalam pemeriksaan awal, dokter akan menilai secara detail lokasi nyeri serta melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kemungkinan adanya gangguan seperti usus buntu, batu ginjal, batu empedu maupun penyakit lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih peka terhadap tanda bahaya atau "alarm" tubuh, seperti munculnya benjolan di perut, nyeri yang terus-menerus, hingga buang air kecil disertai darah.

”Yang paling mudah itu diraba, ada benjolan atau tidak. Kalau sakitnya hilang timbul atau terus-menerus harus diperhatikan. Apalagi kalau kencing keluar darah, itu alarm serius yang jangan disepelekan,” imbuhnya.

Sebagai dokter radiologi, dr. Ikhsan menekankan pentingnya pemeriksaan ultrasonografi (USG) dalam membantu menegakkan diagnosis. Menurutnya, USG menjadi metode yang aman karena tidak menggunakan radiasi seperti CT Scan maupun rontgen, sekaligus mampu menampilkan kondisi organ secara langsung.

Baca Juga: Listrik Sering Padam, RSUD Jombang Siagakan Tiga Genset untuk Jaga Layanan Pasien

”Kelebihan USG itu tanpa radiasi dan bisa melihat kondisi organ secara real time. Jadi sangat membantu dokter mengetahui gangguan di dalam perut dengan lebih detail,” jelasnya.

Saat ini, RSUD Jombang telah menyediakan layanan pemeriksaan USG yang dapat diakses masyarakat, baik secara mandiri maupun menggunakan jaminan BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD Jombang dr. Pudji Umbaran menegaskan, edukasi kesehatan kepada masyarakat menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan dan deteksi dini penyakit.

”RSUD Jombang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang prima, unggul, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Kami terus meningkatkan kualitas layanan, didukung tenaga medis yang kompeten serta fasilitas penunjang yang memadai agar masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya. (ang/fid)

Editor : Anggi Fridianto
#dokter jombang #Kesehatan Jombang #nyeri perut #usg #RSUD Jombang