Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Krisis BBM Subsidi di Perak Jombang, Pertalite Habis dan Bio Solar Tak Tersedia

Ainul Hafidz • Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:14 WIB
HABIS: BBM subsidi Pertalite di SPBU Desa/Kecamatan Perak kosong.
HABIS: BBM subsidi Pertalite di SPBU Desa/Kecamatan Perak kosong.

 

JOMBANG - Pasokan BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Perak terganggu dalam dua pekan terakhir. Pertalite habis, sementara penjualan Bio Solar dibatasi. Kondisi ini membuat pengendara terpaksa beralih ke BBM non-subsidi.

Di SPBU 54.614.27 Desa Perak, Pertalite kosong sejak Kamis (25/6) malam. Hingga Jumat (26/6) siang, belum ada kiriman baru. ”Untuk Pertalite memang kosong sejak tadi malam. Sampai siang belum ada kiriman. Kalau Pertamax dan Pertamina Dex tetap normal melayani,” kata petugas SPBU, Andrianus Wibisono.

Selain Pertalite, penjualan Bio Solar di SPBU itu dibatasi hanya 1 ton per sif. Dengan tiga sif operasional, total penjualan per hari hanya 3 ton. Padahal dalam kondisi normal, SPBU itu bisa menjual rata-rata 5–6 ton Bio Solar per sif dan pasokan Pertalite mencapai 24 ton per hari. Kondisi keterlambatan pasokan itu bukan pertama kali terjadi. Dalam sekitar dua pekan terakhir, distribusi BBM subsidi kerap terlambat.

Ia mengaku tidak mengetahui penyebab pasti keterlambatan itu. Namun, informasi yang diterimanya menyebutkan, pengiriman lebih dulu diprioritaskan ke SPBU di ruas jalan tol. Sedangkan SPBU di jalan nasional menerima pasokan setelahnya. ”Informasinya karena pengiriman harus dibagi ke SPBU jalan tol dulu. Jadi ke sini sering terlambat datang,” imbuhnya.

Baca Juga: Bio Solar Langka di Jombang, Antrean Truk Mengular 200 Meter, Sopir Rela Tunggu Berjam-Jam

Gangguan serupa juga terjadi di SPBU 54.614.10 di Jalan Raya Perak. Di lokasi ini, Bio Solar kosong, sedangkan Pertalite hanya dilayani untuk kendaraan roda dua. Pengisian Pertalite bagi mobil pribadi dihentikan sementara. Dua dispenser BBM dipasangi papan bertuliskan: Habis.

Pengawas SPBU 54.614.10, Marcela Windi Oktivasi, menjelaskan, Bio Solar di SPBU itu sudah kosong sejak 20 Juni lalu dan hingga kini belum kembali tersedia. ”Untuk Bio Solar sudah tidak melayani sama sekali sejak 20 Juni. Sedangkan Pertalite untuk mobil mulai dihentikan sejak Kamis (25/6) kemarin. Yang masih dilayani hanya Pertalite sepeda motor,” ujarnya.

Keterlambatan distribusi dari depo masih menjadi kendala utama. Selain pengiriman yang kerap terlambat, stok Bio Solar dari depo juga disebut sedang kosong sehingga pasokan ke SPBU ikut terganggu.

Dalam kondisi normal, SPBU itu menerima pasokan Pertalite sekitar 16 ton per hari yang dibagi untuk dispenser sepeda motor dan mobil. Sedangkan Bio Solar biasanya dikirim sekitar 8 ton setiap hari.  Akibat kondisi ini, antrean di dispenser Pertamax lebih ramai. Konsumen mobil diarahkan menggunakan BBM non-subsidi. “Untuk konsumen mobil kita tawarkan menggunakan Pertamax,” kata Marcela. (fid/naz)

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Pertalite Jombang #SPBU Perak Jombang #Bio Solar Jombang #Pertamina Jombang #BBM subsidi