Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Disnaker Jombang Gelar Job Fair, Sediakan 877 Lowongan Kerja

Ainul Hafidz • Selasa, 23 Juni 2026 | 07:50 WIB
KOMPAK: Wabup Salmanudin bersama tamu undangan dan para pencari kerja di Jemput Bola Batch II di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (22/6).
KOMPAK: Wabup Salmanudin bersama tamu undangan dan para pencari kerja di Jemput Bola Batch II di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (22/6).

 

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang suskes menggelar Jemput Kerja Batch II di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (22/6). Sedikitnya 877 lowongan pekerjaan dibuka melibatkan 19 perusahaan. Kegiatan disambut antusiasme tinggi para pencari kerja.

AINUL HAFIDZ, Jombang

Suasana Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (22/6), dipadati ratusan pencari kerja. Sejak pagi, mereka datang membawa berkas lamaran dan harapan besar mendapatkan pekerjaan. Itulah gambaran singkat antusiasme warga menyambut program Jemput Kerja Batch II yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 877 lowongan kerja dibuka dengan melibatkan 19 perusahaan dari berbagai sektor. Bahkan, enam perusahaan langsung menggelar wawancara di lokasi. Pelamar pun bisa langsung mengikuti proses seleksi tanpa harus menunggu lama.

Perusahaan yang berpartisipasi antara lain, PT Federal International Finance, PT Micro Madani Institute, PT Assyifa Farma Group Indonesia, PT Swakarya Insan Mandiri, PT Dharma Anugerah Indonesia, PT Sinergi Cemerlang Abadijaya, PT Phalosari Unggul Jaya, PT Yuto Eco Technology, PT Amanah Amarta, CV Wahana Sejahtera Food, PT Aksha Karunia Mill, PT Jaya Medica Industri, PT Camino Industrial Indonesia, PT Eco Nusa Global, dan PT Hongtai.

Di sela kegiatan, Pemkab Jombang juga meluncurkan aplikasi Talenta (Transformasi Layanan Elektronik Ketenagakerjaan). Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid.

Kepala Disnaker Jombang Isawan Nanang Risdiyanto menyebut kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian menuntut daerah lebih adaptif dalam menyiapkan tenaga kerja. ”Banyak perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan spesifik, mental yang kuat, dan ketangguhan. Karena itu kami harus melakukan transformasi pelayanan ketenagakerjaan agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Baca Juga: Gebrakan Kepala Disnaker Jombang, Bangun Database Ketenagakerjaan dan Layanan Digital Terintegrasi

Menurut dia, persoalan ketenagakerjaan tak hanya soal ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga ketidaksesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan industri. Untuk itu, Disnaker menjalankan empat strategi. Mulai dari pemetaan kebutuhan kompetensi, peningkatan pelatihan teknis dan soft skill, penguatan jejaring penempatan kerja, hingga digitalisasi layanan.

Dua langkah awal disebut sudah berjalan efektif. Dari peserta pelatihan periode April–Juni, sekitar 85 persen terserap ke dunia kerja. ”Untuk implementasi strategi ketiga dan keempat, hari ini (kemarin) dilakukan penandatanganan MoU antara LPK dan perusahaan serta komitmen perusahaan menggunakan aplikasi Talenta yang sudah ditetapkan melalui SK Bupati Jombang Nomor 195 Tahun 2026 sebagai aplikasi layanan ketenagakerjaan Jombang,” imbuhnya.

Program Jemput Kerja sendiri menjadi jembatan langsung antara pencari kerja dan dunia industri. Mulai 2026, kegiatan ini digelar rutin setiap tiga bulan. ”Perusahaan menjadi lebih leluasa dan fleksibel dalam melakukan rekrutmen. Teman-teman pencari kerja, khususnya yang baru lulus, juga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan informasi lowongan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid menyebut para pencari kerja sebagai pejuang ekonomi. Pemkab, lanjut dia, terus menghadirkan program yang mampu mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha, salah satunya melalui job fair Jemput Kerja. ”Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas akses informasi lowongan kerja, mempercepat penempatan tenaga kerja, serta membantu menurunkan angka pengangguran,” ujarnya.

Peluncuran aplikasi Talenta menjadi bagian dari inovasi layanan publik. Platform digital ini diharapkan memudahkan masyarakat mengakses layanan ketenagakerjaan secara cepat, transparan, dan akurat. ”Harapannya Talenta menjadi platform digital yang mampu mempertemukan potensi sumber daya manusia dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Dengan begitu akan tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang efektif, produktif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Lowongan Kerja Jombang #job fair Jombang #aplikasi Talenta #pencari kerja #Disnaker Jombang