Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sekolah Rakyat di Jombang Ditarget Beroperasi 14 Juli 2026, Pemkab Bentuk Tim Transisi

Anggi Fridianto • Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB
AKTIF: Siswa Sekolah Rakyat mengikuti pembelajaran di sekolah beberapa waktu lalu.
AKTIF: Siswa Sekolah Rakyat mengikuti pembelajaran di sekolah beberapa waktu lalu.

 

JOMBANG – Persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jombang terus dimatangkan. Kementerian Sosial (Kemensos) meminta pemerintah daerah segera membentuk tim transisi guna mendukung proses perpindahan siswa maupun aset dari SKB Mojoagung ke gedung baru di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang Agus Purnomo mengatakan, pihaknya baru saja mengikuti rapat koordinasi evaluasi Sekolah Rakyat bersama Kemensos pada 17 Juni lalu. Dalam rapat tersebut ditegaskan Sekolah Rakyat ditarget mulai beroperasi pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru.

”Pemkab diminta segera membentuk tim transisi sebelum tahun ajaran baru. Tim ini penting untuk mengawal proses perpindahan siswa dan aset agar memiliki dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Jumlah SDM Sekolah Rakyat di Jombang Belum Ditambah Kemensos

Berdasarkan hasil rakor, Sekolah Rakyat Jombang masuk dalam 178 Sekolah Rakyat yang ditarget aktif beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Sejumlah tahapan persiapan juga telah disusun. Di antaranya, pada 20 Juni dijadwalkan pembagian rapor siswa SR. Selanjutnya, penetapan siswa baru dilakukan pada 23 hingga 30 Juni. Sosialisasi kepada masyarakat berlangsung mulai 26 Juni sampai 2 Juli.

Kemudian, pengecekan kesiapan gedung dijadwalkan pada 1 hingga 5 Juli. Sementara mobilisasi guru dan tenaga kependidikan akan dilakukan pada 5 hingga 10 Juli. ”Seluruh tahapan tersebut ditarget rampung sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai pada 14 Juli mendatang,’’ pungkasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang Andik Minarto mengatakan proses kenaikan kelas bagi siswa yang saat ini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat telah selesai dilaksanakan.

Sebanyak 100 siswa jenjang SMP dan SMA dinyatakan naik kelas karena memenuhi seluruh kriteria penilaian yang ditetapkan. ”Untuk siswa SMP yang sebelumnya kelas VII naik ke kelas VIII. Sedangkan siswa SMA yang sebelumnya kelas X naik ke kelas XI,” terangnya.

Andik menambahkan, pembangunan gedung Sekolah Rakyat saat ini masih menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pihaknya berencana melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan pada awal Juli mendatang. ”Insyaallah sekitar tanggal 5 sampai 11 Juli kami akan melihat kesiapan gedung sekaligus proses perpindahan ke lokasi baru,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#Desa Tunggorono Jombang #kemensos ri #pendidikan jombang #SKb Mojoagung #sekolah rakyat jombang