Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pemkab Jombang Bersiap Hemat Miliaran Rupiah, Sistem PJU Baru Segera Dipasang

Ainul Hafidz • Rabu, 17 Juni 2026 | 07:41 WIB
Petugas Dishub memperbaiki PJU di Jombang
Petugas Dishub memperbaiki PJU di Jombang

 

JOMBANG – Perubahan sistem penerangan jalan umum (PJU) dari abonemen ke meterisasi di Jombang segera memasuki tahap pemasangan. Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang menargetkan proses meterisasi dapat rampung bulan ini setelah menunggu penyelesaian administrasi dari PLN.

’’Surat sudah kami luncurkan. Nanti tinggal keluarnya billing atau tagihan meterisasi, kami bayar, baru dipasang. Jadi sudah siap, tinggal PLN mengeluarkan billing tagihan meterisasi,’’ kata Kepala Disub Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Yohan Kartika, (14/6).

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN terkait pelaksanaan meterisasi. Saat ini Dishub tinggal menunggu terbitnya tagihan biaya pemasangan dari PLN sebelum pekerjaan dilakukan di lapangan.

Baca Juga: Proyek PJU Rp 1,5 Miliar di Ruas Kabuh–Tapen Jombang Segera Dimulai, 188 Titik Lampu Dipasang

Seluruh kebutuhan pendukung sudah disiapkan. Termasuk box panel meteran listrik yang nantinya digunakan pada titik-titik PJU yang akan dimeterisasi.

’’Targetnya secepatnya. Kalau bisa bulan ini sudah selesai karena box panel meteran listrik juga sudah siap,’’ imbuhnya.

Selain meningkatkan akurasi pencatatan pemakaian listrik, program meterisasi juga diproyeksikan mampu menekan pengeluaran pemerintah daerah untuk biaya listrik PJU. Sebab, sistem abonemen selama ini menggunakan tarif tetap tanpa memperhitungkan penggunaan listrik secara riil.

Pada sistem abonemen, satu titik PJU bisa dikenakan tagihan paling sedikit Rp 3 juta per bulan. Sementara pada sistem meterisasi, pembayaran disesuaikan dengan konsumsi listrik yang digunakan.

’’Untuk abonemen itu tagihannya paling kecil Rp 3 juta, sementara meterisasi itu separonya dan disesuaikan penggunaannya. Beda dengan abonemen, dipakai atau tidak tetap bayar segitu,’’ paparnya.

Dengan skema itu, biaya listrik berpotensi turun hingga sekitar 50 persen dibandingkan sistem abonemen. Penghematan akan semakin besar ketika konsumsi listrik di lapangan lebih rendah dari perhitungan abonemen selama ini.

Sebelumnya, perubahan sistem PJU dari abonemen ke meterisasi terus berjalan. Dishub Jombang sudah menuntaskan perakitan perangkat untuk 10 titik PJU di Kecamatan Ngoro. Perangkat itu kini siap dipasang setelah proses koordinasi dan administrasi dengan PLN selesai.

Meterisasi dapat meningkatkan efisiensi penggunaan listrik sekaligus mengurangi beban anggaran operasional PJU di Jombang.

Saat ini, jumlah PJU di Jombang mencapai lebih dari 8.000 titik dengan sekitar 700 panel listrik. Sebagian besar panel sudah menggunakan sistem meterisasi. Namun, Dishub masih melakukan konversi bertahap terhadap panel abonemen atau non-meter untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik.

Tahun ini, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 13 miliar untuk pembayaran rekening listrik PJU. Meningkat dibanding tahun sebelumnya Rp 12 miliar.

Ini seiring bertambahnya 1.200 titik PJU baru yang direalisasikan pada 2025. (fid/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#PJU Jombang #Meterisasi PJU #lampu jalan Jombang #Dishub Jombang #PLN Jombang