JOMBANG - Ribuan lapangan kerja baru berpotensi tercipta dari ekspansi industri dua perusahaan besar di Jombang.
Untuk memastikan rencana pengembangan usaha tersebut berjalan lancar, Bupati Jombang Warsubi turun langsung mengawal proses investasi yang tengah berjalan.
Komitmen itu ditunjukkan melalui kunjungan kerja ke PT Camino Industrial Indonesia dan PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), Jumat (12/6).
Dalam kunjungan tersebut, Warsubi menegaskan kesiapan Pemkab Jombang mendukung pengembangan usaha sekaligus memberikan kemudahan bagi investor yang berinvestasi di Kota Santri.
Kunjungan pertama dilakukan ke PT Camino Industrial Indonesia. Rombongan bupati diterima Direktur Utama Agus Wijaya, Factory Manager Gunawan Sebastian, HRD Manager Nina Sofia, serta jajaran manajemen perusahaan.
Baca Juga: Wacana Gedung RSUD Jombang 10 Lantai Menggantung, Bupati Warsubi Bingung Risiko Utang Rp 400 Miliar
Dalam pertemuan itu, manajemen PT Camino memaparkan rencana pembangunan pabrik baru di Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo.
Perusahaan yang saat ini mempekerjakan sekitar 2.300 tenaga kerja tersebut akan mengembangkan fasilitas produksi di lahan seluas 10,3 hektare.
Ekspansi itu diproyeksikan mampu menyerap hingga 6.900 tenaga kerja.
Pada tahap awal, perusahaan membutuhkan sekitar 200 tenaga sewing, 20 teknisi injection, serta tenaga assembling lulusan SMA dan SMK.
”Kunjungan kami hari ini utamanya untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT Camino yang telah berinvestasi di Jombang. Pemerintah Kabupaten Jombang siap mendukung penuh dan mengawal rencana pengembangan investasi ini agar berjalan lancar," ujar Warsubi.
Menurut dia, investasi memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemkab Jombang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Warsubi juga mengapresiasi komitmen perusahaan yang membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal dengan mengutamakan tenaga kerja yang disiplin, memiliki etos kerja tinggi, dan kemauan untuk berkembang.
Usai dari PT Camino, Warsubi melanjutkan kunjungan ke PT Cheil Jedang Indonesia (CJI). Kedatangannya disambut Direktur Produksi Kim Sang Hak, Division Head Engineering and Energy Gu Ja Yeong, General Manager Rudhik Siswanto, serta Manager PR dan Legal Wahyu Aries.
Manajemen PT CJI memaparkan rencana pengembangan produk IMP dan pembangunan gedung produksi baru guna meningkatkan kapasitas produksi. Pengembangan tersebut didukung perluasan lahan seluas lima hektare yang dilakukan secara bertahap sejak 2018.
Baca Juga: Gebrakan Kepala Disnaker Jombang, Bangun Database Ketenagakerjaan dan Layanan Digital Terintegrasi
Saat ini PT CJI mempekerjakan 1.425 tenaga kerja lokal dan 15 tenaga kerja asing. Dengan sistem produksi berbasis otomatisasi dan PLC Control, perusahaan memperkirakan tambahan kebutuhan sekitar 50 tenaga kerja untuk mendukung operasional teknologi tersebut.
Selain itu, Jombang juga masuk dalam kajian investasi lanjutan yang dilakukan manajemen pusat PT CJI di Korea Selatan. Kabupaten Jombang menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk pengembangan investasi global perusahaan.
Warsubi berharap kemudahan perizinan, ketersediaan tenaga kerja, dan kondisi daerah yang kondusif dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen pusat PT CJI untuk menambah investasinya di Jombang. ”Kami terus berupaya memberikan kemudahan dan kepastian bagi investor. Harapannya, semakin banyak investasi yang masuk sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto