SEMENTARA itu, Pemkab Jombang memastikan tidak tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Usai hearing dengan Komisi A DPRD Jombang, pemerintah daerah menegaskan siap mengawal sekaligus memfasilitasi penyelesaian di lapangan.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UM) Jombang Hari Purnomo menyebut, dinamika yang muncul merupakan hal wajar karena program masih berjalan bertahap secara nasional. ”KDKMP ini masih berproses dan berjalan secara bertahap. Karena itu dinamika yang terjadi di lapangan menjadi perhatian kami bersama,” ujarnya.
Menurutnya, setiap persoalan yang muncul akan menjadi bahan evaluasi untuk dicarikan solusi terbaik tanpa keluar dari ketentuan yang berlaku. Hari menegaskan, Pemkab Jombang berkomitmen penuh mendukung keberhasilan KDKMP sebagai program strategis nasional. Tidak hanya melakukan pendampingan, pemerintah juga membuka ruang komunikasi dengan pengurus koperasi.
Baca Juga: 96 Desa di Jombang Belum Bangun KDKMP, Begini Langkah Pemkab
Pihaknya mengapresiasi langkah Forum KDKMP yang menyampaikan aspirasi melalui hearing. Forum tersebut dinilai penting sebagai ruang menyamakan persepsi sekaligus mencari solusi bersama. ”Kami memahami apa yang dirasakan teman-teman KDKMP. Masukan yang disampaikan akan menjadi bahan bagi Pemkab Jombang untuk mencari solusi terbaik,” katanya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa seluruh proses tetap harus mengacu pada aturan dan mekanisme yang berlaku. Penyelesaian persoalan tidak bisa dilakukan di luar koridor regulasi.
Dalam hearing tersebut, seluruh pihak disebut memiliki komitmen yang sama menjaga keberlangsungan program. Pemkab Jombang, pengurus KDKMP, dan Komisi A DPRD sepakat mengedepankan kolaborasi. ”Intinya, pemerintah daerah, pengurus KDKMP, dan DPRD memiliki semangat yang sama untuk menyukseskan KDKMP di Jombang,” tegas Hari. (yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto