Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Inovatif! SMKN Kudu Gelar Futsal Cup se-Jombang, Sekaligus Resmikan Teaching Factory

Wenny Rosalina • Kamis, 11 Juni 2026 | 07:04 WIB
KREATIF: Kepala Cabdindik Wilayah Jombang Dr Eko Redjo Sunariyanto membuka secara resmi Skanedu Futsal Cup simbolis dengan tendangan bola, Rabu (10/6).
KREATIF: Kepala Cabdindik Wilayah Jombang Dr Eko Redjo Sunariyanto membuka secara resmi Skanedu Futsal Cup simbolis dengan tendangan bola, Rabu (10/6).

 

JOMBANG – SMKN Kudu terus berupaya mengenalkan potensi sekolah kepada calon peserta didik sekaligus menjaring bibit atlet futsal berbakat. Salah satunya melalui ajang Skanedu Futsal Cup yang diikuti pelajar SMP dan MTs se-Kabupaten Jombang. Kegiatan dibuka Rabu (10/6) sekaligus peresmian Teaching Factory.

 

’’Rencana awal hanya untuk wilayah utara Brantas saja, tapi ternyata antusias sekolah selatan sangat besar, akhirnya jadi se-Kabupaten Jombang. Kegiatan ini juga dapat rekom dari Afkab Jombang,’’ kata Kepala SMKN Kudu, Erna Kusrini SPd MMPd

 

Kegiatan tersebut digelar sebagai sarana silaturahmi dengan sekolah-sekolah sekitar sekaligus wadah pencarian talenta muda di bidang olahraga futsal.

Baca Juga: Sosok Erna Kusrini Kepala SMKN Kudu Jombang, Getol Menghidupkan Semangat Kartini Melalui Pendidikan

 

’’Kejuaraan futsal ini dalam rangka silaturahmi dengan sekolah-sekolah sekitar sekaligus mencari talenta-talenta baru. Harapannya peserta dari SMP dan MTs bisa mengenal SMKN Kudu, termasuk ekstrakurikuler futsal yang kami miliki. Siapa tahu para juara nantinya melanjutkan pendidikan ke SMKN Kudu sehingga kami memiliki tim futsal yang semakin kuat,’’ terangnya.

 

Turnamen diikuti delapan tim yang berasal dari lima SMP dan tiga MTs. Pertandingan berlangsung selama tiga hari.

SMKN Kudu juga menunjukkan berbagai program unggulan sekolah. Termasuk penerapan Teaching Factory (TEFA) yang merupakan konsep pembelajaran yang menggabungkan proses praktik dengan produksi barang atau jasa yang sesuai kebutuhan dunia industri dan masyarakat.

 

’’Praktik siswa tidak hanya sebatas mengasah keterampilan, tetapi juga menghasilkan produk yang diakui dunia industri maupun masyarakat. Kami juga bekerjasama dengan lebih dari 100 dunia industri,’’ ungkapnya.

 

SMKN Kudu saat ini memiliki lima program keahlian. Teknik Kendaraan Ringan. Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan. Teknik Konstruksi dan Perumahan. Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Serta Teknik Pemesinan.

 

Sekolah juga mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) dan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Diwujudkan melalui pemanfaatan lahan sekolah untuk budidaya berbagai jenis tanaman dan sayuran.

 

’’Lahan yang ada kami manfaatkan untuk mendukung program SIKAP. Berbagai tanaman dan sayuran yang ada di lingkungan sekolah menjadi bagian dari pembelajaran sekaligus upaya menciptakan lingkungan sekolah yang produktif,’’ tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto, mengapresiasi kegiatan yang digelar SMKN Kudu.

’’Hari ini kita punya bukti lagi bahwa sekolah-sekolah di Jawa Timur, termasuk SMKN Kudu, sangat serius menyiapkan generasi berikutnya. Anak-anak SMP dan MTs yang mengikuti kegiatan ini adalah calon peserta didik yang nantinya akan melanjutkan pendidikan ke SMA maupun SMK,’’ katanya.

 

Ia juga menilai keberadaan Teaching Factory menjadi bukti keseriusan pemerintah provinsi dalam menyiapkan lulusan yang siap belajar, siap bekerja, maupun siap berwirausaha.

 

’’Produk-produk yang dihasilkan siswa sudah sangat layak jual. Tadi kita melihat hasil karya dari berbagai program keahlian, termasuk produk konstruksi, produk olahan, hingga hasil program SIKAP. Ini menunjukkan kepala sekolah, guru, dan siswa benar-benar serius memanfaatkan peluang belajar yang luar biasa,’’ ungkapnya.

 

Eko bersama tamu undangan melihat secara langsung produk yang telah dihasilkan siswa pada setiap program keahlian. Serta meninjau program SIKAP dan ASRI di SMKN Kudu. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#futsal Jombang #Pendidikan Vokasi Jombang #Skanedu Futsal Cup #SMKN Kudu #teaching factory