Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Jombang Tersendat, 95 Desa Hingga Kelurahan Belum Mulai Bangun Gerai

Anggi Fridianto • Rabu, 10 Juni 2026 | 04:42 WIB
LAYANI PEMBELI: Warga berbelanja di KDKMP Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang.
LAYANI PEMBELI: Warga berbelanja di KDKMP Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang.

 

JOMBANG – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang belum berjalan merata. Dari total 302 desa dan 4 kelurahan, hingga awal Juni 2026, baru 175 gerai yang selesai dibangun.

Sementara 36 lainnya masih proses, dan 95 desa/kelurahan belum memulai pembangunan.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Gatut Wijaya, menyebut hingga awal Juni 2026 baru 175 unit KDKMP rampung dibangun.

 Selain itu, 36 unit masih dalam proses pembangunan, sementara 95 unit belum memulai pembangunan. ”Per awal Juni ini, 175 KDKMP sudah selesai pembangunan, 36 masih proses, dan 95 belum memulai pembangunan,” terang Gatut, Selasa (9/6).

Namun, pembangunan fisik tidak berbanding lurus dengan operasional. Dari 80 KDKMP yang telah diresmikan pada 16 Mei lalu, baru 14 koperasi yang benar-benar menjalankan kegiatan usaha.

KDKMP yang sudah beroperasi di antaranya Kopdes Sumberagung, Kecamatan Megaluh; Kopdes Karangmojo, Kopdes Plandaan; Kopdes Purisemanding, Kecamatan Plandaan; Kopdes Sembung Kecamatan Perak.

Selain itu,  Kopdes Tengaran dan Kopdes Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan; Kopdes Mojongapit dan Kopdes Plandi, Kecamatan Jombang,;

Kopdes Tembelang Kecamatan Tembelang, Kopdes Desa Diwek dan Kopdes Ngudirejo, Kecamatan Diwek; Kopdes Mayangan Kecamatan Jogoroto, serta Kopdes Plumbon Gambang Kecamatan Gudo. ”Laporan yang kami terima ada 14 gerai yang sudah operasional setelah launching,” pungkas Gatut.

Baca Juga: 96 Desa di Jombang Belum Bangun KDKMP, Begini Langkah Pemkab

Terpisah, Camat Jombang Muchtar menyebut dari total 20 desa dan kelurahan di wilayahnya, baru enam yang memiliki gerai kopdes. Sisanya 14 desa/kelurahan belum bisa memulai pembangunan. Kendala utama terletak pada ketersediaan lahan yang sesuai ketentuan.

 ”Mayoritas terkendala lahan. Kalau pun ada lahan, banyak yang belum memenuhi syarat,” ujar

Sejumlah desa dan kelurahan bahkan sudah mengajukan penggunaan aset milik pemerintah daerah sebagai alternatif lokasi pembangunan.

Namun hingga kini belum ada kepastian tindak lanjut. ”Beberapa sudah mengusulkan penggunaan aset pemda, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tambahnya.

Baca Juga: Sepekan PascaLaunching, Sejumlah Karyawan KDKMP di Jombang Mundur

Muchtar memerinci, enam desa yang sudah memiliki gerai KDKMP, yakni Sambongdukuh, Tunggorono, Pulolor, Plandi, Mojongapit, dan Dapurkejambon. 

Sementara, 14 desa dan kelurahan yang belum berjalan masing-masing Kelurahan Jombatan, Jelakombo, Kaliwungu, Kepanjen, serta Desa Tambakrejo, Sumberejo, Sengon, Plosogeneng, Kepatihan, Jombang, Jabon, Denanyar, Candimulyo, dan Banjardowo. ”Kendata utama memang di ketersediaan lahan,” tandasnya. (ang/naz)

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#kdkmp jombang #Jombang Hari Ini #Ekonomi Desa #Koperasi Merah Putih #Koperasi Desa