JOMBANG – Penataan kabel dan tiang fiber optic (FO) di Jombang kota terus berlanjut. Setelah menyasar sejumlah ruas jalan dalam kota, kini giliran Jalan Kapten Tendean yang menjadi lokasi perapian tiang dan kabel internet milik sejumlah provider.
Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi mengatakan, proses penataan di Jalan Kapten Tendean sudah dimulai dan saat ini masih berlangsung. ”Perapian tiang dan kabel sudah dimulai di Jalan Kapten Tendean, tetapi sampai sekarang masih belum selesai,” katanya.
Penataan dilakukan mulai sisi selatan di Desa Sengon hingga arah utara menuju Desa Pulolor, Kecamatan Jombang. Total panjang ruas yang ditangani mencapai sekitar 3.300 meter. Sedikitnya terdapat 12 provider yang di sepanjang ruas jalan itu. ”Dari total 482 tiang yang ada, sebanyak 354 tiang akan dicabut dan disisakan 128 tiang bersama,” terangnya.
Konsep penataan dilakukan dengan menggabungkan beberapa tiang provider dalam satu titik menjadi satu tiang bersama. ”Karena di lapangan itu satu titik bisa ada 6-10 tiang. Nantinya dirapikan dan disesuaikan kemampuan di lapangan. Rata-rata tinggal satu tiang, sedangkan tiang lainnya dicabut,” imbuhnya.
Baca Juga: 80 Tiang Fiber Optik Semrawut di Jombang Bakal Ditertibkan, DPRD Beri Dukungan Penuh
Pembongkaran tiang dilakukan menggunakan alat berat milik Dinas PUPR Jombang. Sejauh ini penggunaan satu tiang bersama di tiap titik masih memungkinkan diterapkan. ”Beberapa tiang dijadikan satu, sisanya dicabut menggunakan alat berat dari Dinas PUPR,” ujarnya.
Meski sejumlah provider masih libur, pihak Dinas PUPR tetap siap melanjutkan penataan menyesuaikan jadwal dari masing-masing perusahaan. ”Hari ini (kemarin) beberapa provider masih libur, tetapi kami di dinas sudah siap. Tinggal menyesuaikan jadwalnya,” tuturnya.
Ke depan, penataan serupa akan terus dilakukan di sejumlah ruas jalan lain di Jombang kota. Pemkab memprioritaskan penataan jaringan utilitas di pusat kota agar lebih tertib dan aman. ”Sementara fokusnya di dalam kota dahulu. Kalau tidak salah sebelumnya di Jalan Gubernur Suryo juga sudah pernah dilakukan,” katanya. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto