JOMBANG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang mulai menyiapkan langkah tegas terhadap lapak Pasar Ploso yang tidak ditempati pedagang.
Langkah itu dilakukan menyusul kondisi pasar yang kembali semrawut setelah banyak pedagang memilih berjualan di area depan pasar.
Kepala Disdagrin Jombang Anjik Eko Saputro mengatakan, pendataan lapak kosong, terutama di area belakang pasar, sudah dilakukan. Penyegelan disiapkan jika pedagang pemilik lapak tetap tidak mengindahkan peringatan.
”Jadi pendataan sudah kami lakukan dan sekarang sudah kami siapkan untuk segel. Ketika tiga kali peringatan tidak dihiraukan, baru akan disegel,’’ katanya.
Sebelum penyegelan dilakukan, Disdagrin terlebih dahulu memanggil pedagang yang tercatat sebagai penghuni lapak. Setelah itu, surat peringatan diberikan secara bertahap hingga tiga kali.
”Pada intinya kami panggil dahulu yang menempati. Kedua ada surat peringatan sampai tiga kali. Ketika sudah buntu baru akan disegel,’’ imbuhnya.
Menurut Anjik, langkah tersebut dilakukan agar area depan pasar kembali tertata dan tidak dipenuhi pedagang yang berjualan di luar lokasi yang telah disediakan. ’’Jadi di depan akan bersih semua,’’ ujarnya.
Baca Juga: Baru Direhabilitasi Rp 3,9 Miliar, Area Depan Pasar Ploso Jombang Sudah Semrawut Lagi
Dia mengakui penataan Pasar Ploso bukan pekerjaan mudah. Sebab, kondisi pedagang beragam sehingga penertiban harus dilakukan hati-hati agar tidak memicu persoalan sosial.
’’Pedagang macam-macam, makanya pendataan yang di dalam pasar ini sudah kami lakukan. Itu pun agar kembali menempati tempatnya, jadi tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan,’’ tuturnya.
Pemkab juga menyiapkan alternatif tempat relokasi bagi pedagang yang nantinya harus dipindahkan. ’’Tempat juga sudah ada, yang tidak ditempati mungkin akan pindah ke sana. Rencana kita begitu,’’ katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pascarehabilitasi Pasar Ploso, aktivitas pedagang justru kembali menumpuk di area depan pasar hingga meluber ke jalan raya provinsi. Sementara area belakang pasar terlihat relatif lengang.
Baca Juga: Detik-Detik Tabrakan Motor dengan Truk di Ploso Jombang, Dua Pelajar SMP Tewas
Pantauan di lokasi pada Senin (25/5) sekitar pukul 06.30 WIB, arus kendaraan di depan Pasar Ploso tampak padat. Kendaraan roda dua maupun roda empat bercampur dengan pembeli yang hilir mudik menyeberang jalan. Sejumlah kendaraan juga parkir di bahu jalan.
Kondisi semakin semrawut karena banyak pedagang menggelar dagangan di depan pasar. Sebagian berjualan secara lesehan, sementara lainnya menggunakan gerobak hingga mobil pikap sebagai lapak dadakan. Sebaliknya, area dalam dan belakang pasar terlihat jauh lebih lengang. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto