JOMBANG – Upaya percepatan pembangunan flyover Simpang Mengkreng terus dimatangkan. Bupati Jombang Warsubi bersama perwakilan Pemkab Nganjuk dan Kediri menemui Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (25/5).
Pertemuan tersebut membahas dukungan daerah terhadap rencana pembangunan flyover yang telah masuk program prioritas pemerintah pusat. Fokus utama pembahasan mengerucut pada kesiapan pembebasan lahan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Imam Bustomi menjelaskan, pertemuan dihadiri perwakilan tiga daerah yang berkepentingan proyek tersebut.
Dari Jombang hadir Bupati Warsubi, Kepala Bapperida, serta dirinya. Sementara Nganjuk diwakili bupati, kepala Bapperida dan kepala PUPR. Sedangkan Kediri juga mengirimkan perwakilan.
’’Tadi prinsipnya membahas terkait persiapan lahan. Karena konstruksinya nanti akan ditangani Kementerian PU,’’ ujarnya.
Menurut Bustomi, pemerintah pusat meminta kejelasan terkait skema pembebasan lahan. Untuk sementara, opsi yang mengemuka adalah pembebasan lahan ditangani pemerintah kabupaten. Namun, tiga daerah berharap pembiayaan dapat sepenuhnya ditangani pemerintah pusat.
Baca Juga: Tiga Bupati Gaspol Ajukan Proposal Flyover Mengkreng, Pekan Depan Temui Kementerian PU
’’Kalau memang tidak bisa seluruhnya ditangani pusat, nanti akan dimintakan bantuan ke provinsi,’’ katanya.
Sebagai tindak lanjut, tiga kepala daerah dijadwalkan bertemu Gubernur Jawa Timur. Pertemuan itu untuk membahas komitmen daerah dan kemungkinan dukungan dari Pemprov Jatim terkait pembebasan lahan proyek flyover tersebut. ’’Nanti setelah ada kejelasan posisi provinsi seperti apa, kemungkinan akan ada pertemuan lagi yang difasilitasi Kementerian PU terkait komitmen masing-masing daerah,’’ tambahnya.
Imam menegaskan, pembangunan flyover Simpang Mengkreng pada prinsipnya merupakan program pemerintah pusat. Karena itu, daerah saat ini lebih diarahkan menyiapkan dukungan, terutama pada aspek nonkonstruksi seperti lahan. ’’Jadi ini berkaitan dengan kesiapan dalam mendukung program pusat,’’ tegasnya.
Dalam kesempatan itu, proposal dukungan pembangunan flyover juga telah diserahkan kepada Kementerian PU. Proposal tersebut menjadi bentuk komitmen tiga daerah dalam mendukung percepatan proyek yang diharapkan mampu mengurai kemacetan di kawasan Simpang Mengkreng. (ang)
Editor : Anggi Fridianto