Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Alamak! Puluhan Kopdes Merah Putih di Jombang Kompak Tutup Usai Launching, Kades Blak-blakan Soal Alasannya

Achmad RW • Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38 WIB
SIMBOLIS: KDKMP Krembangan, Kecamatan Gudo saat peresmian secara simbolis
SIMBOLIS: KDKMP Krembangan, Kecamatan Gudo saat peresmian secara simbolis

 

JOMBANG - Meski telah diresmikan oleh presiden, Sabtu (16/5), operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang belum berjalan penuh. Puluhan gerai justru tutup karena terkendala kelengkapan stok barang, daftar harga, hingga petunjuk teknis operasional.

”Jadi launching kemarin mungkin hanya simbolis. Pelaksanaannya masih belum, karena barang-barang juga belum lengkap,” kata Kepala Desa Krembangan, Kecamatan Gudo, Kusnan.

Meski begitu, sejumlah barang dagangan disebut mulai dikirim PT Agrinas. Sesuai skema, pengelolaan gerai akan ditangani perusahaan tersebut selama dua tahun sebelum nantinya diserahkan ke desa. ”Daftar harga barang masih menunggu dari sana. Barang lainnya juga belum lengkap. Kalau karyawan sebenarnya sudah siap,” katanya.

Saat ini, desa masih fokus melengkapi kebutuhan barang dagangan sebelum toko dioperasikan. Pemdes berharap keberadaan KDKMP dapat menjadi pusat kulakan bagi toko-toko kecil di desa, tanpa mematikan usaha warga. ”Harapannya harga bisa terjangkau, sehingga toko-toko di desa bisa kulakan di situ. Tapi jangan sampai harga ecerannya lebih murah dari toko warga, karena kasihan pedagang kecil juga mencari makan,” imbuhnya.

Baca Juga: Waduh! Belum Seminggu Diresmikan Presiden, KDKMP di Jombang Justru Tutup

Camat Gudo Arief Hidajat membenarkan, operasional KDKMP di wilayahnya memang belum berjalan penuh meski sudah diresmikan. ”Peresmian dipusatkan di Desa Krembangan. Ada sekitar lima titik di Kecamatan Gudo,” katanya.

Ia menyebut pengisian barang masih berlangsung sehingga gerai belum dapat dibuka. ”Barang-barangnya masih belum lengkap, jadi sementara masih tutup,” imbuhnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan. Gerai KDKMP di desa tersebut masih menunggu kedatangan stok barang secara bertahap. ”Minyak baru datang Minggu (17/5). Jadi barang yang dijual masih bertahap datangnya,” ujarnya.

Namun dalam waktu dekat, operasional ditargetkan mulai berjalan normal seiring kelengkapan stok dan sistem kasir yang mulai disiapkan. ”Kemarin sudah setting komputer untuk kasirnya,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peresmian 80 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang ternyata belum dibarengi kesiapan operasional di lapangan. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UM) Jombang Hari Puromo menyampaikan, pihaknya masih menunggu laporan dari pendamping di lapangan. ”Saya belum monitoring terkait operasional KDKMP di Jombang. Tapi tadi saya konfirmasi ke pendamping, memang rata-rata belum operasional,” ujarnya, Senin (18/5).

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Peluncuran KDKMP, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang Dukung Pemberdayaaan Ekonomi Desa

Menurut Hari, belum beroperasinya sejumlah KDKMP kemungkinan karena masih menunggu arahan teknis dari PT Agrinas selaku pendamping. ”Alasannya saya kurang paham, karena teknisnya ini menunggu arahan PT Agrinas,” katanya. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#koperasi desa Jombang #Kopdes Tutup #Program Kopdes 2026 #Koperasi Desa Bermasalah #Kopdes Merah Putih