JOMBANG – Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) ruas Kabuh–Tapen hingga pertengahan Mei masih belum masuk tahap tender.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang masih melakukan revisi sejumlah dokumen pengadaan salah satu proyek strategis daerah (PSD) itu.
’’Dokumen proyek sebelumnya sudah dikirim dan menjalani pra-pendampingan bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang,’’ kata Kepala Dishub Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Yohan Kartika, (15/5).
Namun, hasil pendampingan memunculkan sejumlah catatan yang harus diperbaiki.
Revisi saat ini difokuskan pada kelengkapan dokumen pengadaan. Mulai metode pelaksanaan pekerjaan hingga penyempurnaan Kerangka Acuan Kerja (KAK).
’’Banyak revisinya, seperti metode pelaksanaan, KAK, jadi fokus pada dokumen pengadaannya,’’ imbuhnya.
Setelah seluruh revisi rampung, Dishub akan kembali menjalani pendampingan bersama Bagian PBJ sebelum proyek ditayangkan dalam proses tender.
’’Kalau nanti sudah selesai revisi akan ada pendampingan di PBJ lagi. Kalau sudah oke baru ditayangkan tender PBJ,’’ urainya.
Baca Juga: Profil Bambang Tedjoatmoko, ASN Dishub Jombang yang Mengabdi dengan Tanggung Jawab dan Humanis
Proyek strategis daerah memang harus melalui tahapan review lebih panjang dibanding proyek reguler. Sebelumnya, proyek tersebut juga sudah di-review Inspektorat Jombang terkait Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
Selanjutnya, dokumen kontrak juga akan di-review Bagian Hukum Setdakab Jombang.
’’Karena ini proyek strategis, review-nya memang agak banyak. Berbeda dengan proyek yang tidak masuk strategis,’’ katanya.
Pembangunan PJU ruas K-157/K-156 Kabuh–Tapen menjadi salah satu dari 12 paket Proyek Strategis Daerah (PSD) Jombang 2026.
Baca Juga: Terminal Barang di Kecamatan Perak Belum Siap Beroperasi, Ini Hasil Pemeriksaan Dishub Jombang
Proyek itu memiliki pagu anggaran sebesar Rp 1.787.415.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 dan dikelola Dishub Jombang.
Ruas jalan yang membentang dari Kecamatan Kabuh hingga Kecamatan Kudu selama ini minim penerangan. Padahal kondisi jalannya sudah lebar dengan konstruksi beton cor dan cukup ramai dilalui kendaraan pada malam hari. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto