JOMBANG – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak, Kamis (16/5).
Peresmian dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk dan diikuti secara virtual oleh kepala daerah se-Indonesia.
Dalam peresmian itu, Prabowo turut didampingi sejumlah menteri kabinet hingga kepala daerah yang diundang dalam acara.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan, peresmian operasionalisasi KDKMP menjadi tonggak penting dalam pembangunan ekonomi desa di Indonesia.
”Saya memandang ini hari penting dan tonggak bersejarah. Mungkin jarang ada negara yang meresmikan lebih dari seribu koperasi lengkap secara fisik dalam waktu bersamaan,” ujarnya.
Menurut Prabowo, keberadaan KDKMP nantinya tidak hanya menjadi pusat distribusi sembako, tetapi juga melayani penyaluran gas elpiji, pupuk subsidi, layanan logistik hingga apotek obat murah bagi masyarakat desa.
Baca Juga: Pemkab Jombang Buka Suara Soal Rekrutmen Pegawai KDKMP, Ternyata Bukan Kewenangan Daerah
”Dengan KDKMP, pertumbuhan ekonomi desa akan maju dan desa bisa mandiri,” tegasnya.
Prabowo juga menyampaikan bahwa saat ini secara nasional terdapat 25.645 pembangunan KDKMP, dengan 9.294 unit telah selesai dibangun dan 1.061 unit siap dioperasikan.
Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dalam sambutannya menyampaikan KDKMP merupakan instrumen pemerataan ekonomi di tingkat desa.
”Hari ini bapak presiden tidak hanya meresmikan gedung, tetapi meresmikan instrumen keadilan ekonomi bagi Indonesia,” ujarnya.
Zulkifli Hasan menyebut, hingga saat ini sebanyak 9.294 fisik KDKMP telah rampung dan terus bertambah setiap hari. Dari jumlah tersebut, 1.061 unit sudah siap beroperasi penuh.
Pemerintah juga menargetkan sebanyak 30 ribu unit KDKMP dapat beroperasi sebelum 16 Agustus mendatang. ”Pemerintah juga telah menyiapkan SDM dan merekrut manajer KDKMP yang nantinya menjadi motor penggerak ketahanan pangan,” katanya.
Ia juga menyinggung sejumlah capaian sektor pangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, di antaranya surplus beras nasional mencapai 34 juta ton pada 2025 serta stok beras Bulog yang mencapai 53,3 juta ton.
Selain itu, pemerintah disebut telah memberikan diskon pupuk hingga 20 persen dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Baca Juga: Kisruh Rekrutmen KDKMP Jombang, Pengurus Soroti Dugaan Titipan dan Desak Hasil Seleksi Dibatalkan
Di Jombang, Bupati Jombang Warsubi mengikuti peresmian operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk via zoom, Kamis (16/5).
Kegiatan dipusatkan di KDKMP Mojongapit, Kecamatan Jombang. Warsubi hadir didampingi jajaran Forkopimda serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
Beberapa komoditas yang dipantau di antaranya beras SPHP, Minyakkita, sembako, gas elpiji hingga obat-obatan. ”Barang-barang yang dijual semuanya tersedia dan kami pastikan sesuai HET,’’ ujar dia.
Ia menambahkan, pada kesempatan itu total ada 80 KDMP di Jombang yang turut diresmikan. Sampai saat ini, terdapat 211 unit dalam proses pembangunan dan 170 unit telah selesai dibangun. ”Mari masyarakat membeli kebutuhan di KDKMP,” papar dia. (ang)
Editor : Anggi Fridianto