JOMBANG – Komisi B DPRD Jombang mulai menelaah arah program kerja perangkat daerah untuk tahun anggaran 2027.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah program di sektor pertanian yang dinilai strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Ketua Komisi B DPRD Jombang Anas Burhani mengatakan, pembahasan melalui rapat dengar pendapat dilakukan untuk mengetahui lebih awal rancangan program yang akan dijalankan pada 2027 mendatang.
Dengan begitu, dewan dapat menilai efektivitas program sebelum masuk dalam pembahasan APBD 2027.
”Rapat dengar pendapat ini untuk membahas program kerja tahun 2027.
Dari situ kami bisa mengetahui program-program yang akan dijalankan, apakah efektif atau sebaliknya sehingga perlu pembahasan lebih lanjut,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD Jombang Soroti Proyek Sekolah Rakyat Rp 200 Miliar, Minta Koordinasi Pusat-Daerah Diperkuat
Menurut Anas, pembahasan sejak awal penting agar alokasi anggaran nantinya benar-benar selaras dengan kebutuhan daerah.
Terutama pada sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Jombang M.
Rony menegaskan, penyusunan anggaran 2027 tetap merujuk pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Jombang, yakni menjaga ketersediaan pangan.
Baca Juga: Kebut Pembahasan Raperda Trantibum, DPRD Jombang Gandeng FKUB hingga Perguruan Silat
”Yang jelas penganggaran kami arahkan untuk mendukung ketersediaan pangan. Semua kegiatan yang dianggarkan 2027 fokus pada kebutuhan pangan, terutama beras,” katanya.
Ia menjelaskan, terdapat empat program utama yang akan menjadi fokus Dinas Pertanian pada 2027. Yakni fasilitasi proses penyaluran pupuk subsidi, pengadaan pupuk organik, pembangunan jaringan irigasi tingkat usaha tani dan jaringan irigasi desa (Jitut-Jides), serta bantuan sarana produksi pertanian dan peternakan.
Menurutnya, program-program tersebut diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Jombang. ”Empat program itu yang kami fokuskan pada 2027 nanti,” pungkasnya.(yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto