JOMBANG – Bantuan 300 drum aspal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bakal dimanfaatkan untuk pemeliharaan jalan rusak di Kabupaten Jombang.
Pemkab saat ini masih menunggu proses administrasi sebelum bantuan tersebut bisa digunakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR Jombang, Imam Bustomi, menyampaikan bantuan tersebut belum dapat dimanfaatkan karena masih menunggu proses serah terima melalui berita acara serah terima (BAST) dari pemerintah provinsi.
’’Saat ini belum kami gunakan, kami masih memakai stok yang ada lebih dulu. Bantuan dari pemprov masih menunggu berita acara,’’ ujarnya.
Proses administrasi dilakukan bersamaan dengan kabupaten/kota lain yang juga menerima bantuan serupa. Pemkab tetap mengikuti mekanisme yang ditetapkan Pemprov Jatim sebagai pihak pemberi bantuan.
’’Menunggu kabupaten/kota lain, karena prosesnya dilakukan bersamaan. Kami tetap mengikuti mekanisme dari pemprov,’’ katanya.
Baca Juga: 300 Drum Aspal Bantuan Pemprov Jatim untuk Jombang Belum Digunakan, Ini Penyebabnya
Setelah proses administrasi selesai, aspal tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan jalan rusak di sejumlah titik di Jombang.
Pemanfaatannya difokuskan untuk penanganan cepat melalui tim mandor jalan. ’’Nanti akan kami gunakan untuk pemeliharaan jalan rusak. Tim mandor jalan yang akan menangani jika ada kerusakan,’’ tuturnya.
Bantuan aspal dia dinilai sangat membantu, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan infrastruktur jalan di daerah.
’’Ini sangat membantu sekali, apalagi di tengah efisiensi. Tentu bisa mempercepat pembangunan infrastruktur di Jombang,’’ ucapnya.
Baca Juga: Keren! Warga Jombang Ini Sulap Drum Bekas Jadi Bedug Jidor, Raup Cuap Selama Ramadan
Aspal yang diterima berupa jenis lapen atau lapisan penetrasi.
Sementara material pendukung lain seperti batu tetap disiapkan oleh Pemkab Jombang. ’’Untuk material pendukung tetap kami yang menyiapkan,’’ ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto