Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Daerah, Dinas PUPR Jombang Genjot Infrastruktur

Ainul Hafidz • Senin, 27 April 2026 | 07:33 WIB
GENJOT INFRASTRUKTUR: Jalan kabupaten di ruas Mojolegi-Panglungan Wonosalam dilakukan penanganan.
GENJOT INFRASTRUKTUR: Jalan kabupaten di ruas Mojolegi-Panglungan Wonosalam dilakukan penanganan.

 

 

 

JOMBANG – Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang memiliki lima paket Proyek Strategis Daerah (PSD) pembangunan jalan pada tahun anggaran 2026.

Program ini difokuskan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor unggulan daerah.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi, menegaskan, perencanaan dilakukan secara matang dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

’’Penentuan paket ini didasarkan pada tingkat kerusakan jalan. Volume lalu lintas. Fungsi jalan dalam jaringan kabupaten. Serta perannya dalam menunjang sektor pertanian, perdagangan, dan industri lokal,’’ kata Imam Bustomi.

Pembangunan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas fisik jalan. Tetapi juga menitikberatkan pada aspek keselamatan, ketahanan terhadap lingkungan, serta efisiensi biaya pemeliharaan jangka panjang.

Dalam implementasinya, PUPR mengombinasikan teknologi perkerasan lentur berupa hotmix Asphalt ConcreteBinder Course (AC-BC) dan Asphalt ConcreteWearing Course (AC-WC) dengan perkerasan kaku atau rigid pavement berbahan beton semen. Disesuaikan karakteristik masing-masing ruas.

Baca Juga: Raperda Jasa Konstruksi Terus Digodok, Dinas PUPR Jombang: Aturan Pengadaan Tak Bisa Asal Lokal

Pertama, ruas Cukir–Mojowarno dengan pagu Rp 1,18 miliar yang mencakup pelapisan hotmix dua lapis. Pelebaran bahu jalan beton. Serta pembangunan tembok penahan jalan di titik rawan longsor.

Kedua, ruas Mojoagung–Mojoduwur dengan pagu Rp 2,77 miliar yang difokuskan pada peningkatan kualitas permukaan jalan melalui pelapisan hotmix dua lapis. Guna menopang tingginya lalu lintas di jalur penghubung kawasan permukiman dan pusat ekonomi.

Ketiga, ruas Mojolegi–Panglungan Wonosalam dengan pagu Rp 1,90 miliar meliputi pelebaran bahu jalan, pelapisan hotmix. Serta pembangunan tembok penahan untuk meningkatkan kapasitas dan keamanan jalan.

Keempat, rekonstruksi ruas Gebangbunder–Plandaan dengan pagu Rp 2,65 miliar yang menggunakan konstruksi beton untuk menangani kerusakan berat sekaligus memperpanjang umur layanan jalan.

Kelima, rekonstruksi ruas Made–Asemgede Ngusikan dengan pagu Rp 2,66 miliar melalui kombinasi rigid pavement. Pelapisan hotmix pada segmen tertentu. Dan pembangunan tembok penahan jalan guna memperkuat struktur sekaligus meningkatkan kenyamanan berkendara.

Baca Juga: Jalan di Asemgede Jombang Masih Dihiasi Lubang Sebesar Kolam, Dinas PUPR Janji Tahun Ini Ditangani

Seluruh proyek akan dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan yang transparan dan akuntabel. Selain itu, pengawasan teknis di lapangan akan diperketat untuk menjamin kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi.

’’Dengan program ini, kami menargetkan kemantapan jalan di Jombang meningkat signifikan. Sehingga mobilitas masyarakat lebih lancar dan biaya logistik bisa ditekan,’’ urainya.

Diharapkan, pembangunan infrastruktur jalan tersebut mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Seiring meningkatnya aksesibilitas dan daya saing wilayah. (fid/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#kabid bina marga dinas pupr jombang #Jombang #Dinas PUPR Jombang